Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jude Law Jadi Putin di The Wizard of the Kremlin, Dapat Tepuk Tangan 10 Menit di Venice

Alfian Yusni • Kamis, 4 September 2025 | 05:28 WIB
Transformasi mengejutkan Jude Law sebagai Vladimir Putin muda, sukses mengundang tepuk tangan penonton selama 10 menit. (istimewa)
Transformasi mengejutkan Jude Law sebagai Vladimir Putin muda, sukses mengundang tepuk tangan penonton selama 10 menit. (istimewa)

LombokPost - The Wizard of the Kremlin langsung jadi buah bibir usai tayang perdana di Venice Film Festival 2025.

Film terbaru garapan Olivier Assayas ini menampilkan transformasi mengejutkan Jude Law sebagai Vladimir Putin muda, yang sukses mengundang tepuk tangan penonton selama 10 menit.

Film The Wizard of the Kremlin diadaptasi dari novel Giuliano da Empoli (2022).

Ini sekaligus menjadi debut Assayas di film berbahasa Inggris. Ceritanya mengikuti sosok fiksi Vadim Baranov (diperankan Paul Dano), seorang spin doctor yang dekat dengan Putin muda.

Transformasi Jude Law sebagai Putin bikin pangling. Dalam foto perdana yang dirilis Variety, Law terlihat hampir tak bisa dikenali lagi.

Assayas memuji totalitas Law yang tak hanya fokus pada tampilan luar, tapi juga berusaha memahami sisi terdalam karakter Putin, dari yang paling buruk sampai yang kurang buruk.

“Dia benar-benar nyemplung. Law menghadirkan Putin yang meyakinkan sekaligus menyeramkan,” kata Assayas.

Respon kritikus terhadap The Wizard of the Kremlin terbilang beragam. The Playlist menyebutnya terlalu panjang dan episodik, bahkan menjulukinya “bloated bore.”

Namun, media seperti Vulture justru menyebut film ini luar biasa, salah satu karya terbaik Assayas meski paling kontroversial.

Meski begitu, Jude Law mengaku tidak takut dengan potensi kontroversi. “Kami tidak mencari sensasi.

 

Justru kami ingin menyajikan nuansa yang cerdas,” ujarnya. Untuk mempersiapkan peran, Law bahkan menjadi “obsesif” menonton perilaku Putin muda.

Tantangan lain dalam produksi The Wizard of the Kremlin adalah lokasi syuting. Karena tak mungkin dilakukan di Rusia, tim memilih Riga, Latvia, sebagai tempat utama syuting pada awal 2025. Hasilnya, atmosfer tetap otentik meski dibalut isu geopolitik yang sensitif.

Film ini tak hanya menjadi bahan diskusi panas di Venesia, tapi juga sudah dijadwalkan rilis di Prancis pada 21 Januari 2026.

Selain itu, The Wizard of the Kremlin juga dipastikan masuk dalam line-up Toronto International Film Festival (TIFF) September 2025, dan dinominasikan untuk Golden Lion di Venice.

Momen unik terjadi di sela-sela festival. Jude Law sempat tersandung saat turun dari water taxi di Venesia.

Untungnya, ia tidak terluka dan menanggapinya dengan tawa. Ia bahkan sempat menghadiri gala amfAR yang berhasil menggalang lebih dari USD 3,4 juta untuk riset HIV/AIDS.

Dengan kisah penuh intrik, penampilan meyakinkan Jude Law, serta arah baru Assayas, The Wizard of the Kremlin diprediksi akan terus jadi sorotan, baik di dunia perfilman maupun dalam diskusi geopolitik internasional. (***)

Editor : Alfian Yusni
#Film #vladimir putin #The Wizard of the Kremlin #jude law