Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Didemo Berkali-kali, Pemprov NTB Akhirnya Usulkan Perbaikan Jalan Soromandi Rp 48 Miliar

J
Penulis: Jelo Sangaji❯
Staf Ahli Gubernur NTB Yusron Hadi, Kepala Dinas PUPRPKP NTB Lalu Kusuma Wijaya, dan Kabid Bina Marga PUPRPKP NTB Rizali Amin menerima perwakilan HIMSI Mataram di kantor Gubernur NTB, Rabu (3/6).
Staf Ahli Gubernur NTB Yusron Hadi, Kepala Dinas PUPRPKP NTB Lalu Kusuma Wijaya, dan Kabid Bina Marga PUPRPKP NTB Rizali Amin menerima perwakilan HIMSI Mataram di kantor Gubernur NTB, Rabu (3/6).

Advertisement

LombokPost-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Soromandi Mataram (HIMSI Mataram) kembali menggelar aksi di kantor Gubernur NTB, Rabu (3/6).

Mereka menuntut pemerintah segera memperbaiki ruas jalan Bajo-Sampungu di Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, yang disebut telah rusak selama lebih dari 30 tahun.

Setelah berkali-kali didemo, akhirnya aspirasi para mahasiswa diterima Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Sosial Kemasyarakatan Setda NTB Yusron Hadi, bersama Kepala Dinas PUPRPKP NTB Lalu Kusuma Wijaya, dan Kabid Bina Marga PUPRPKP NTB Rizali Amin.

Koordinator Umum HIMSI Mataram Furkan YK mengatakan, kondisi jalan yang rusak telah berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama distribusi hasil pertanian dari Soromandi. Menurutnya, sebagai salah satu daerah penghasil komoditas pertanian, Soromandi seharusnya mendapat dukungan infrastruktur yang memadai dari pemerintah.

"Bulan kemarin terjadi dua kecelakaan truk pengangkut jagung. Kami tidak ingin kecelakaan yang sama terus berulang karena jalan rusak," kata Furkan.

Advertisement

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Yusron Hadi mengapresiasi langkah mahasiswa yang ikut mengawal pembangunan di daerah. Dia memastikan aspirasi terkait kerusakan jalan sepanjang 18 kilometer di Soromandi telah diterima pemerintah.

"Secara teknis Kadis PU (PUPRPKP) dan jajaran bisa menjelaskan apa langkah-langkah konkret yang bisa dilakukan," jelas Yusron.

Kepala Dinas PUPRPKP NTB Lalu Kusuma Wijaya mengatakan, pemerintah berkomitmen memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan untuk merealisasikan perbaikan ruas jalan tersebut. "Tanpa maksud menunda, memang membutuhkan waktu dan kesabaran. Sehingga apa yang diperjuangkan untuk wilayah Soromandi bisa kita realisasikan segera," janjinya.

Sementara, Kabid Bina Marga PUPRPKP NTB Rizali Amin mengungkapkan, ruas jalan Bajo-Sampungu menjadi salah satu prioritas yang diusulkan melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.

Menurut Rizali, kebutuhan anggaran untuk penanganan menyeluruh jalan tersebut diperkirakan mencapai Rp 48 miliar.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Anggota DPR RI Mori Hanafi Inisiasi 126 Titik Program Irigasi di Bima-Dompu

Anggota DPR RI Mori Hanafi Inisiasi 126 Titik Program Irigasi di Bima-Dompu

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Mori Hanafi menginisiasi 126 titik Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi

Bidik Predikat Kota Terinovatif, Wali Kota Bima Pamerkan Dua Inovasi Unggulan di IGA 2026

Bidik Predikat Kota Terinovatif, Wali Kota Bima Pamerkan Dua Inovasi Unggulan di IGA 2026

Pemkot Bima membidik predikat Kota Terinovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2026. Untuk memperkuat peluang itu, Wali Kota

Guru PPPK Paro Waktu di Bima Diduga Telantarkan Anak-Istri Demi Siswi SMA

Guru PPPK Paro Waktu di Bima Diduga Telantarkan Anak-Istri Demi Siswi SMA

Dugaan penelantaran rumah tangga menyeret seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Donggo

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer