LombokPost--Prestasi fenomenal kembali dicatat film komedi Agak Laen, Menyala Pantiku! atau Agak Laen 2.
Berdasarkan data Cinepoint, total akumulasi penonton film ini telah menembus rekor 10,59 juta orang, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu film Indonesia terlaris sepanjang masa.
Catatan Harian yang Konsisten di Atas 40 Ribu Penonton
Pada estimasi Rabu (7/1/2026), film yang disutradarai Bene Dion ini masih mendemonstrasikan daya pikat luar biasa dengan menambahkan 41.173 penonton baru.
Meski turun 7,68 persen dari hari sebelumnya, angka harian yang konsisten di atas 40 ribu ini menjadi kunci kesuksesan akumulasinya.
"Pencapaian ini bukan sekadar angka. Ini adalah bukti resonansi kuat cerita komedi lokal yang menghibur dan relevan dengan penonton Indonesia," ujar seorang analis industri film.
Posisi Tinggi di Tengah Persaingan Ketat
Yang membuat prestasi ini semakin istimewa adalah kemampuannya bertahan di puncak box office di tengah gempuran film besar lain:
-
Mengalahkan Blockbuster Hollywood: Avatar: Fire and Ash yang telah meraup total 5,7 juta penonton, masih berada di bawah Agak Laen 2 dalam peringkat akumulatif.
-
Bersaing dengan Genre Lain: Film ini tetap unggul dari film horor populer Dusun Mayit (total 538 ribu) dan drama Janur Ireng (total 1,12 juta).
Baca Juga: All New Honda Vario 125 Mengaspal di NTB, Fokus pada Mobilitas dan Dukung Ekonomi Warga
Mengukuhkan Waralaba dan Masa Depan Komedi Lokal
Kesuksesan Agak Laen 2 ini menegaskan beberapa hal:
-
Kekuatan Waralaba (Franchise): Kesuksesan film pertama terbukti bukan kebetulan. Nama "Agak Laen" kini telah menjadi brand komedi yang dipercaya penonton.
-
Bukti Daya Hidup Bioskop Lokal: Di era streaming, film ini membuktikan bahwa komedi Indonesia yang berkualitas tetap mampu menarik massa ke bioskop.
-
Pintu untuk Sekuel Selanjutnya: Pencapaian ini hampir dipastikan akan membuka jalan untuk Agak Laen 3 dan menginspirasi lebih banyak film komedi lokal berkualitas tinggi.
"Dengan total ini, Agak Laen 2 tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga menjadi fenomena budaya pop yang menyatukan penonton dari berbagai kalangan," tambah pengamat budaya.
Proyeksi Ke Depan: Menuju 11 Juta?
Dengan tambahan harian yang masih solid, film ini diproyeksikan akan melampaui 11 juta penonton dalam waktu dekat.
Baca Juga: Bupati Lombok Timur Serahkan 73 Bantuan RTLH dari Baznas
Pencapaian ini akan semakin mengukuhkannya dalam sejarah perfilman Indonesia, berdampingan dengan film-film legendaris lain yang telah memecahkan rekor serupa.
Editor : Kimda Farida