LombokPost – Kontroversi yang menyeret nama bintang global Jisoo BLACKPINK kini memasuki babak baru.
Benjamin Bortmans, perancang di balik merek fesyen Judassime, akhirnya memberikan klarifikasi lebih lanjut mengenai tuduhan hilangnya sejumlah barang koleksi miliknya yang sempat viral di media sosial.
Dalam video terbaru yang diunggah pada 6 Mei 2026, sang desainer memberikan kabar terkini mengenai upaya penyelesaian masalah tersebut.
Setelah sempat melontarkan pernyataan keras, Bortmans mengungkapkan bahwa sudah ada titik terang terkait keberadaan barang-barang fesyen miliknya.
Baca Juga: Geger! Jisoo BLACKPINK Dituding Belum Kembalikan Pakaian Desainer Judassime
Bortmans mengaku menerima kabar dari Amerika Serikat bahwa masalah ini sedang dalam tahap penyelesaian.
Ia menyatakan bahwa seseorang akan segera berangkat ke Korea Selatan untuk mengambil barang-barang yang tertahan tersebut.
Meskipun mulai menemui jalan keluar, Bortmans tetap menyayangkan buruknya pola komunikasi yang ia terima selama enam bulan terakhir.
Ia merasa waktu dan karyanya tidak dihargai karena tidak adanya respons apa pun dari pihak terkait selama setengah tahun.
Baca Juga: Dapur D’Rice, Nasi Puyung Viral Porsi Kuli di Mataram
Benjamin Bortmans juga memberikan penjelasan mengenai keputusannya menyebut nama Jisoo BLACKPINK secara publik dalam tuduhan sebelumnya.
Ia percaya bahwa tanpa menyebut nama sang artis secara terbuka, ia tidak akan pernah menerima tanggapan terkait barang-barangnya yang hilang.
Bortmans menjelaskan bahwa nama Jisoo BLACKPINK muncul dalam korespondensi email yang terkait dengan proyek pemotretan tersebut.
Menanggapi kritik atas kalimat "Jisoo mencuri barang saya", sang desainer mengklarifikasi bahwa ia tidak bermaksud menyerang Jisoo secara personal.
Baca Juga: Di Tangan yang Tepat, Limbah Kayu Jadi Kerajinan Bernilai Tinggi
Ia mengakui bahwa kondisi emosionalnya saat itu menyebabkan dirinya berbicara terlalu kasar.
Di sisi lain, para penggemar Jisoo BLACKPINK memberikan pembelaan dengan menyatakan bahwa barang-barang tersebut kemungkinan besar dipinjam oleh pihak majalah, bukan oleh sang artis secara langsung.
Penggemar melontarkan kritik balik kepada sang desainer karena dinilai sengaja menyudutkan Jisoo BLACKPINK melalui unggahan video demi mendapatkan perhatian publik.
Kontroversi ini sendiri bermula dari klaim Bortmans mengenai sejumlah barang fesyen yang dikirim enam bulan lalu untuk proyek sampul album yang melibatkan tim di Korea.
Baca Juga: Kopi Rinbo, Hadirkan Cita Rasa Otentik Rinjani dan Tambora
Hingga saat ini, publik masih menantikan penyelesaian akhir dari kasus yang sempat memicu perdebatan panas di kalangan komunitas mode dan K-pop internasional ini.
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : allkpop