Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cek Korona, 300 Pedagang Pasar Kebon Roek Akan Jalani Tes Swab

Administrator • Sabtu, 25 Juli 2020 | 21:03 WIB
KURANG TERTIB: Inilah suasana transaksi jual beli di Pasar Kebon Roek, Ampenan, beberapa waktu lalu. Hampir tidak ada perubahan meski saat ini wabah virus Korona sedang mengancam.
KURANG TERTIB: Inilah suasana transaksi jual beli di Pasar Kebon Roek, Ampenan, beberapa waktu lalu. Hampir tidak ada perubahan meski saat ini wabah virus Korona sedang mengancam.
MATARAM--Pasar-pasar tradisional di Kota Mataram kini berpotensi menjadi klaster baru penularan Covid-19. Sebab, empat orang pedagang Pasar Kebon Roek dinyatakan positif Covid-19.

Sehingga total enam orang pedagang pasar positif di Mataram, sebelumnya dua orang di Pasar Mandalika dinyatakan positif.

Menindaklanjuti itu, Pemprov dan Pemkot Mataram akan melakukan uji swab terhadap 300 orang pedagang di Pasar Kebon Roek, Selasa pekan depan. Tes swab diperlukan untuk melakukan tracing mencari apakah ada pedagang lain yang terjangkit Covid-19.

”Ini baru Kebon Roek saja, belum ke pasar lain, kita lakukan bertahap,” jalas Kadikes NTB Nurhandini Ekadewi, Jumat (24/7).

Sebelum melakukan tes swab, saat ini mereka akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu agar warga bisa menerima.

”Mereka yang ditemukan positif akan kami isolasi supaya rantai penularan bisa kita putus,” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan NTB H Fathurrahman menambahkan, pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mencegah penularan virus di pasar tradisional. ”Lebih cepat aksi dari pemerintah untuk mencegah penularan,” jelasnya.

Ke-300 orang tersebut sudah didata dan diberi tahu oleh pengelola pasar. Ia berharap jumlah kasus Covid-19 di pasar tidak banyak. Sebab pasar merupakan salah satu objek vital saat ini untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.

Pasar ditutup atau tidak tergantung hasil tes masal tersebut. Bisa jadi, jika kasusnya positif banyak pasar ditutup. Bisa juga penutupan dilakukan per blok atau ditutup sebagian.(ili/r6) Editor : Administrator
#Virus Korona #Kebon Roek #Dampak Korona