“Informasinya mulai dicairkan tanggal 25 Agustus 2020. Langsung masuk rekening penerima,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Mataram Hariadi, Senin (24/8).
Menurutnya, ada 15.147 karyawan swasta di Kota Mataram terdaftar sebagai calon penerima tambahan penghasilan yang digulirkan pemerintah pusat tersebut. "Mereka semua bergaji di bawah Rp 5 juta dan terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan," ungkapnya.
15 ribu lebih karyawan ini akan mendapat bantuan subsidi gaji sebesar Rp 600 ribu per bulan. “Ini akan didapatkan selama empat bulan,” jelasnya.
Dikatakan, data calon penerima sudah dikirim lewat BPJS Ketenagakerjaan. Mereka berasal dari 87 perusahaan di Kota Mataram. “Kendalanya nanti mungkin nomor rekening,” kata mantan Camat Mataram ini.
Dijelaskan, untuk memvalidasi nomor rekening karyawan swasta tersebut, bukan kewenangan pemerintah daerah. Melainkan validasi dilakukan langsung pemerintah pusat bersama pihak bank. Baru kemudian dilakukan validasi akhir oleh BP Jamsostek.
“Kita hanya mengawasi, mana karyawan yang belum tercover,” kata dia.
Adapun kriteria karyawan swasta yang mendapat subsidi gaji dari pemerintah pusat sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI nomor 14 Tahun 2020. Diantaranya, karyawan swasta atau non BUMN dan non ASN yang bergaji di bawah Rp 5 juta. Serta menjadi peserta BP Jamsostek aktif sampai Juni 2020.
“Bantuan akan dicairkan setiap dua bulan sekali. Karyawan akan menerima uang subsidi sebesar Rp 1,2 juta dalam sekali pencairan,” ucapnya.
Muhammad Ridwan, salah satu karyawan swasta di Kota Mataram mengaku tidak tahu menahu dengan bantuan ini. Namun, ia berharap termasuk yang mendapatkan.
"Ya... berharap lah mas," kata Ridwan.
Karyawan salah satu perusahaan finance itu mengatakan, sejak wabah Korona penghasilannya menurun drastis. "Gaji dipotong. Bonus tidak ada. Penjualan sepeda motor menurun," keluhnya.
Karena itu, ketika ia mendengar ada "uang kaget" dari pemerintah, ia sangat senang. "Saya berdoa, semoga saya termasuk yang mendapatkan bantuan itu," harapnya. (jay/r3)
Editor : Administrator