"Ini merupakan salah satu program untuk mencetak SDM yang berkualitas," ucap ketua panitia acara halal bihalal IKAPPNH Karman BM usai acara di Masjid Firdaus Ponpes Nurul Hakim Kediri, Lombok Barat, Minggu (6/6/2021).
Melalui beasiswa NTB, alumni ponpes tak hanya paham segi keagamaan. Mereka juga dapat memahami secara luas tentang ilmu pengetahuan lain.
"Kami berharap adik-adik kami yang telah lulus dari Nurul Hakim dan memiliki kualifikasi diberikan ruang untuk menjadi penerima beasiswa," kata Karman di hadapan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, Sekda Lombok Barat H Baihaqi, Pengasuh Ponses Nurul Hakim TGH Muharrar Mahfuz dan alumni se-dunia yang mengikuti acara secara daring.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan ini dilakukan selama dua hari. Setelah halal bihalal, ada seminar internasional di Ponpes Nurul Hakim secara hybrid dan live di platform media sosial. Seminar menghadirkan pembicara seperti Muhammad Syaroni Rofii, Ph.D (dosen SKSG Pasca Sarjana Universitas Indonesia, Alumni Marmara University Turki), Dr Mohammad Mohiuddin (Founder Chairman Global Philanthropic Planet Foundation -Advisor, Islamic Economics Association, Kuwait University), tokoh muda Palestina, CEO Palestinian Cultural Organization Malaysia, dan Dr Ahmad Musaddad (alumni Nurul Hakim, tinggal di Makkah). (ewi/r1) Editor : Administrator