“Gaji dan biaya operasional saja sudah butuh setengah dari itu,” kata Sekretaris BPPD Lotim Yogi Birul Walid Sugandi pada Lombok Post, kemarin (12/1).
Salah satu cara agar apa yang diharapkan dapat tercapai, BPPD Lotim tahun ini mencanangkan program bertajuk penguatan hubungan internasional. Acara tersebut secara teknis akan mendatangkan perwakilan negara-negara maju untuk merefresentasikan program mereka di Lotim.
Secara internal, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendatangkan bantuan anggaran dari pihak lain. “Harapan secara umum, ada hubungan diplomatis yang terabangun dengan pemerintah daerah,” jelasnya.
Rencana kegiatan tersebut akan digelar usai gelaran event MotoGP pada Maret mendatang. Nantinya, pihaknya akan mengajak mereka untuk memberikan dukungan terhadap program yang sekiranya bisa disinergikan dengan program mereka.
“Tidak hanya pariwisata, tapi juga pertanian, perikanan, lingkungan, dan kesehatan di pedesaan,” ujar Yogi.
Selain itu, pihaknya juga mencanangkan kegiatan berkelanjutan berupa BPPD goes to school. Hal tersebut dilakukan agar generasi saat ini memiliki bekal dalam memelihara dan memastikan keberlanjutan destinasi.
“Nanti kita akan memberikan edukasi terkait pemahaman keragaman potensi wisata Lotim. Kita sediakan juga trip gratis,” jelasnya. (tih/r5) Editor : Redaksi