Jebolnya tanggul pengelak menyebabkan air dengan volume ribuan kilometer kubik meluncur deras ke bagian hilir.
“Coba lihat alat-alat yang ada di bendungan pada hanyut semua,” suara seorang warga dalam rekaman video yang dibagian ke beberapa WhatsApp grup, Jumat malam.
Pada video lain yang dibagikan, seorang warga meminta agar kawasan Kota Mataram lebih waspada. “Banjir besar sekali, 4 meter, 5 meter. Hati-hati yang ada di seputaran Mataram,” suara warga dalam video itu.
“Waspada, waspada. Ini buktinya air naik terus ini di (kali) Meninting,” suara seorang pria dalam video yang memperlihatkan aliran Sungai meninting di bawah jembatan yang menjadi perbatasan Kota Mataram dan Lombok Barat.
Salah seorang warga Gunungsari Azrul Azwar menuturkan, Jumat sore, sejumlah warga memantau situasi di aliran sungai. “Saya tidak tahu ada apa. Ternyata setelah sampai rumah sebelum Magrib saya dapat kiriman video (melalui WhatsApp, Red) bendungan yang jebol,” tuturnya.
“Iya tadi pukul 16.00 kejadiannya, karena hujan lebat di hutan,” kata Kepala Desa Bukittinggi Ahmad Muttaqin dilansir radarlombok.co.id. Menurut Muttaqin tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. (*/r1) Editor : Administrator