Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Belum Ambil Bantuan, Belasan Ribu KPM di NTB Dicari Peksos dan Petugas Pos

Rury Anjas Andita • Senin, 5 Desember 2022 | 14:00 WIB
Kepala Dinsos NTB Ahsanul Khalik (Didit/Lombok Post)
Kepala Dinsos NTB Ahsanul Khalik (Didit/Lombok Post)
MATARAM-Penyaluran BLT BBM tahap II sudah dicairkan 524.947 keluarga penerima manfaat (KPM). Tersisa 19.739 KPM dari total kuota NTB sebanyak 554.686 KPM yang belum terdistribusi.

”Itu kami upayakan juga untuk bisa cepat mencairkan,” kata Kepala Dinas Sosial Ahsanul Khalik.

Melihat perkembangan penyaluran BLT BBM tahap II, pertengahan Desember ini diharapkan bisa tuntas sepenuhnya. Sehingga bisa mengejar sisa penerima manfaat yang belum mengambil BLT BBM.

Khalik mengatakan, ada sejumlah faktor yang membuat KPM belum melakukan pencairan. Bagi KPM yang masih hidup, disebabkan mereka sedang berada di luar daerah atau sudah pindah alamat.

”Kalau yang sudah meninggal, alasannya kan sudah pasti. Ini yang masih hidup, kami akan upayakan cari,” ujarnya.

Pencarian terhadap KPM yang belum mengambil BLT BBM akan melibatkan pekerja sosial (peksos) di Dinas Sosial bersama petugas Kantor Pos. Adapun mengenai jumlahnya, Khalik masih menunggu data terakhir dari proses pencairan hingga pertengahan Desember ini. ”Kami upayakan semua penerima bisa mendapatkan haknya,” tegas Khalik.

Bagaimana jika tidak bisa ditemukan? Kata Khalik, dana BLT BBM akan dikembalikan Kantor Pos ke kas negara. ”Nanti nama penerima yang tidak mengambil, tentu menjadi bahan evaluasi untuk data penerima bantuan berikutnya,” imbuhnya.

KPM yang menerima BLT BBM di tahap II lebih sedikit dibandingkan pada tahap I. Di tahap I KPM yang terdaftar sebagai penerima sebanyak 555.001. Artinya ada 11.032 KPM yang tidak masuk sebagai penerima BLT BBM tahap II.

KPM yang masuk pada tahap II berdasarkan hasil validasi dari Kementerian Sosial (Kemensos). Berkurangnya jumlah penerima di tahap II tak lepas dari kondisi penyaluran pada tahap I.

Penyaluran BLT BBM tahap I kepada KPM telah dilakukan September lalu. Dari data Dinsos NTB per 1 Oktober, jumlah BLT BBM yang direalisasi sebanyak 545.919 KPM dari 555.001 KPM. Dengan jumlah penyaluran dananya mencapai Rp 163,775 miliar lebih.

Dari data tersebut, sekitar Rp 2,42 miliar untuk 8.082 KPM tidak tersalurkan. Rinciannya, Kabupaten Dompu sebanyak 523 KPM; Kabupaten Bima 1.171 KPM; Kota Bima 58 KPM; Kota Mataram 472 KPM; Lombok Barat 1.086 KPM; Lombok Tengah 1.330 KPM; Lombok Timur 1.892 KPM; Lombok Utara 190 KPM; Sumbawa 1.123 KPM; dan Sumbawa Barat 237 KPM. (dit/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#PT Pos Indonesia #KPM #BLT BBM #peksos