"Kita akan usulkan ke pak gubernur agar (RS Mandalika) diserahkan ke Pemda Lombok Tengah untuk dikelola lebih baik lagi," harap Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri, Senin (10/4).
Bupati menilai, dengan diambilalihnya pengelolaan ke Pemkab Loteng maka akan berdampak kepada pelayanan kesehatan di Gumi Tastura. Rumah sakit ini nantinya akan menjadi tipe C, sedangkan rumah sakit tipe D akan dibangun di Kecamatan Kopang. Sehingga Loteng akan memiliki tiga rumah sakit.
"Kalau kita dikasih maka kita punya tiga rumah sakit, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin dekat dan cepat," tambah orang nomor satu di Loteng ini.
Bupati memastikan, akan membangun satu rumah sakit tipe D di Kecamatan Kopang. Untuk tempat kemungkinan besar menggunakan lokasi Puskesmas Kopang, sehingga Puskesmas Kopang akan bergeser.
"Kami sangat berharap pak gubernur bisa mengabulkan keinginan kita," harapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Loteng Hasan Masat berjanji akan ikut melobi Gubernur NTB Zulkieflimansyah. Agar rumah sakit khusus pembalap MotoGP itu diserahkan ke Pemkab Loteng.
"Kami setuju dengan keinginan pak bupati, kami nanti akan ikut melobi pak gubernur," katanya.
Hasan menilai, keberadaan RS Mandalika belum efektif dalam melayani pasien sebab hanya diperuntukkan untuk pembalap. Dengan dikelola Pemkab Loteng maka keberadaan RS itu akan dapat dinikmati oleh masyarakat lebih luas. (ewi/r5) Editor : Rury Anjas Andita