Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ummi Rohmi Launching Gotong Royong Bhakti Stunting

Baiq Farida • Selasa, 23 Mei 2023 | 11:57 WIB
Wakil Gubernur NTB Hj Siti Rohmi Djalilah. (Diskominfotik NTB for Lombok Post)
Wakil Gubernur NTB Hj Siti Rohmi Djalilah. (Diskominfotik NTB for Lombok Post)
MATARAM--Wakil Gubernur NTB Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah makin menggencarkan gerakan gotong royong bhakti stunting. Kegiatan ini dilakukan bersama seluruh kabupaten/kota untuk menuntaskan dan menurunkan angka stunting di Provinsi NTB.

Intervensi penanganan stunting harus tepat sasaran. Baik penggunaan anggaran maupun kualitas penanganannya," kata Ummi Rohmi saat launching gerakan gotong royong bhakti stunting di Kantor Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik Lombok Timur, Senin (22/5).

Menurut Wagub Ummi Rohmi, gerakan bhakti stunting merupakan program Pemerintah provinsi NTB berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota termasuk Kabupaten Lombok Timur. Tujuannya untuk menuntaskan dan menurunkan angka stunting.

Program gotong royong ini akan mendorong semua stakeholder terkait, termasuk para pelajar dan masyarakat untuk menggalang sumbangan telur secara sukarela. Kemudian didistribusikan ke desa-desa yang mengalami masalah stunting.

Ummi Rohmi juga mengapresiasi kerja sama Pemkab Lombok Timur bersama kepala desa, kader posyandu, PKK, dan sebagainya yang berhasil menangani stunting sehingga dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lombok Timur H Sukiman Azmy meminta seluruh kepala OPD, camat, dan kepala desa untuk mengawal program bhakti stunting dengan masif.

“Program ini menjadi tugas kita semua. Meski angka stunting di Lombok Timur bukan lagi yang tertinggi di NTB," ungkapnya.

Bupati Sukiman juga mengapresiasi Pemprov NTB yang begitu masif mengintervensi Kabupaten Lombok Timur untuk membantu menurunkan angka stunting. “Mewakili pemerintah dan masyarakat Lombok Timur, kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Pemprov NTB yang selama ini membantu masyarakat kami," imbuhnya.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan seperti alat timbangan elektrik dan ribuan telur kepada puluhan kepala desa di Kecamatan Masbagik.

Sebelumnya, Ummi Rohmi menghadiri bhakti stunting di Desa Batu Rakit, Kecamatan Bayan, Lombok Utara. Dalam kesempatan tersebut, Ummi Rohmi menekankan kepada semua pihak agar tetap menjaga kualitas posyandu keluarga.

Sekecil apapun itu harus terdata rapi dan lengkap. Semua harus bertanggung jawab menjaga pelayanan posyandu. Pastikan semua berjalan dengan baik dan tidak bekerja asal asalan,” kata Ummi Rohmi.

Menurut Ummi Rohmi, hadirnya posyandu keluarga di tengah masyarakat yang terdata jelas dan rapi, akan membantu mendeteksi kekurangan hingga menentukan langkah selanjutnya yang akan ditempuh.

Tujuh ribu lebih posyandu kelurga di NTB sudah menggunakan sistem by name by address. Jadi semua sudah terdata. Dan itu akan memudahkan kita untuk menentukan langkah selanjutnya," kata Ummi Rohmi.

Wakil Bupati Lombok Utara Danny Carter Febrianto dalam kesempatan tersebut mengapresiasi program bakti stunting yang diinisiasi Pemprov NTB.

Menurutnya, inovasi seperti ini akan sangat membantu mengintervensi persoalan stunting di Gumi Tata Tioq Tunaq. “Terima kasih Bu Wagub. Inovasi bakti stunting ini sangat membantu dalam menekan angka stunting di daerah kami," kata Wabup Danny.

Ditambahkan, inovasi luar biasa seperti ini sangat perlu ditiru semua daerah, tak terkecuali Lombok Utara. "Kalau bisa kami diizinkan untuk menduplikasi inovasi ini Bu Wagub. Draf SK di semua OPD lingkup Pemkab Lombok Utara sudah disusun dan siap dijalankan," katanya.

Sementara itu, kegiatan bkahti stunting juga dihadiri Wagub Ummi Rohmi di Desa Bujak, Dusun Montong Paok, Batukliang, Lombok Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Ummi Rohmi ingin memastikan alat timbangan menggunakan digital. Tidak menggunakan dacin yang manual. Termasuk antropometri merupakan peralatan yang standar dalam menciptakan posyandu yang berkualitas sehingga datanya menjadi akurat dan valid.

Ummi Rohmi menambahkan, Pemprov NTB telah memberikan tanggung jawab kepada para OPD untuk mengintervensi data-data anak stunting. “Saya harap Pemkab Loteng juga bisa melakukannya sehingga bisa kalaborasi dengan salah satu OPD provinsi di masing-masing kecamatan dalam menurunkan angka stunting,” katanya. (diskominfotikntb/lil)

 

  Editor : Baiq Farida
#Stunting NTB #Pemprov NTB #Wagub Hj Sitti Rohmi Djalilah