Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PT Sumbawa Timur Mining Berdayakan Masyarakat Melalui Program Bank Sampah

Administrator • Senin, 5 Juni 2023 | 17:35 WIB
PT Sumbawa Timur Mining (STM), pemegang Kontrak Karya Proyek Hu’u di Kabupaten Dompu, turut merayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh  pada 4 Juni 2023. Temanya tema mengurangi polusi plasIk.
PT Sumbawa Timur Mining (STM), pemegang Kontrak Karya Proyek Hu’u di Kabupaten Dompu, turut merayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh  pada 4 Juni 2023. Temanya tema mengurangi polusi plasIk.
DOMPU--PT Sumbawa Timur Mining (STM), pemegang Kontrak Karya Proyek Hu’u di Kabupaten Dompu, turut merayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh  pada 4 Juni 2023. Temanya tema mengurangi polusi plasIk. PT STM mengajak seluruh pemangku kepentingan mengurangi penggunaan plasIk sekali pakai dan mendaur ulangnya.

Sejalan dengan tema perayaan hari lingkungan hidup sedunia yang dirayakan oleh PT STM, salah satu wujud nyata dari semangat mengurangi polusi plasIk yang dilakukan adalah melalui program pemberdayaan masyarakat 'Bank Sampah'.

Bank Sampah yang dibina STM melipuI 8 bank sampah unit di Kecamatan Hu'u dan 1 bank sampah induk di Desa Hu’u. Dimana warga mengumpulkan plastik dan menerima imbalan untuk setap kilogram plastk yang terkumpul. Pada Januari 2022 hingga April 2023, bank sampah induk telah berhasil mengumpulkan lebih dari 23,8 ton sampah plasIk dengan nilai ekonomi mencapai Rp43.446.350.

“ Kegiatan ini mengurangi jumlah sampah-sampah plasIk yang biasanya terbuang ke Pantai Cempi. Sehingga manfaatnya bisa berlipat dua, yaitu kami bisa mendukung lingkungan  yang lebih bersih dan penduduk bisa mendapatkan keuntungan finansial,” ujar Presiden Direktur PT STM Bede Evans.

Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia PT STM juga dipusatkan di area Nangadoro dengan melakukan kegiatan plogging (memungut sampah sambil berjalan) di sekitar area New Stagging, Jl. Lintas Lakey, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, NTB.  Kegiatan tersebut menjadi pengingat semangat kepedulian terhadap lingkungan bagi STM.

Lebih lanjut, Perusahaan yang menerapkan praktik-praktik penambangan yang berkelanjutan ini pun menyadari penIngnya manajemen lingkungan hidup dan telah melakukan berbagai upaya lindung lingkungan untuk menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar wilayah eksplorasi.

Perlindungan Air, Udara, Flora dan Fauna Dalam kegiatan operasionalnya, PT STM melakukan praktik lindung lingkungan sesuai dengan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) yang telah disusun sebelum kegiatan operasional dimulai. Hal ini diterapkan agar tercapai kegiatan pertambangan yang berkelanjutan. Berbagai aktivitas perlindungan lingkungan tersebut melipuI berbagai aspek: air, udara, flora dan fauna.

Untuk menjaga kualitas air permukaan misalnya, PT STM telah mengambil berbagai langkah termasuk monitoring secara ketat penggunaan air. Setiap tiga bulan, berbagai pengujian dilakukan di 38 titik yang mencakup air permukaan, air tanah dan air laut untuk mengukur kualitas air di sekitar Proyek Hu’u. Monitoring, tesIng dan analisa kualitas air dilakukan oleh laboratorium yang independen dan terakreditasi.

PT STM juga mengelola Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan juga memiliki lokasi penyimpanan bahan bakar, lokasi penyimpanan limbah cair, dan tempat genset yang dilindungi pembatas-pembatas kedap air untuk menghindari kontaminasi pada daerah sekitar. Kajian jangka panjang kerentanan air di Proyek Hu’u dan sekitarnya  juga dilakukan untuk menjadi landasan terhadap pengembangan program pendukung air bersih yang lebih mendalam lagi.

Dalam melakukan manajemen dan monitoring kualitas udara, PT STM telah melakukan beberapa langkah seperti mengairi area helipad, secara rutin menjaga emisi dari perlengkapan operasional dan kendaraan, dan melakukan langkah-langkah pengurangan debu yang diperlukan. PT STM juga secara rutin memonitor dan mengukur konsentrasi polutan udara seperI logam berat dan zat-zat partikulat yang dihasilkan dari kegiatan eksplorasi untuk menjaga kualitas udara sesuai dengan standar baku mutu.

Flora dan fauna asli Proyek Hu’u juga penIng untuk dijaga demi keseimbangan ekosistem. Untuk menjamin minimnya dampak kegiatan-kegiatan eksplorasi terhadap flora dan fauna, PT STM memiliki program ketat sebagai miIgasi dampak pembukaan lahan dan reklamasi. Tanah dari tahap pembukaan lahan akan disimpan untuk kegiatan reklamasi. Revegetasi juga dilakukan sesegera mungkin setelah suatu area selesai digunakan. Keberhasilan rehabilitas tanah dan revegetasi selalu dimonitor, termasuk dengan menggunakan kamera-kamera pengawas dalam wilayah-wilayah rehabilitas untuk menjamin akIvitas-akIvitas yang dilakukan Idak berdampak terhadap kehidupan satwa di wilayah proyek.

“Karena kami berencana mengembangkan Proyek Hu’u menjadi tambang tembaga kelas dunia yang ditunjang dengan energi terbarukan panas bumi, kami sadar akan perlunya penerapan langkah-langkah dan standar-standar lingkungan hidup yang ketat dalam semua hal yang kami lakukan. Ini termasuk menerapkan praktik-praktik terbaik dan melakukan hal-hal yang harusnya kami lakukan, meskipun tidak diwajibkan oleh ketentuan hukum. Kami berterima kasih karena upaya-upaya kami menjaga lingkungan di Proyek Hu'u telah diakui oleh lembaga-lembaga yang relevan.” pungkasnya.(*) Editor : Administrator
#Hari Lingkungan Hidup Sedunia #PT SUmbawa TImur Mining #hari lingkungan hidup #PT STM