Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Geotourism Festival Membuka Peluang Kolaborasi Geopark di Indonesia

Rury Anjas Andita • Jumat, 21 Juli 2023 | 14:00 WIB
GAWE ADAT: Beberapa ibu-ibu membawa dulang dalam gawe adat Nunas Nede di Desa Kesik, Kecamatan Sikur, Minggu (18/12). (Fatih/Lombok Post)
GAWE ADAT: Beberapa ibu-ibu membawa dulang dalam gawe adat Nunas Nede di Desa Kesik, Kecamatan Sikur, Minggu (18/12). (Fatih/Lombok Post)
MATARAM-Lombok menjadi tuan rumah dari Geotourism Festival dan International Conference yang keempat. ”Ini menunjukkan eksistensi dari Geopark Rinjani dan Geopark lain di Indonesia,” kata Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah, Kamis (20/7).

Kata Rohmi, Geotourism Festival harus menjadi arena untuk bertukar pikiran. Diskusi untuk kemajuan geopark dan pariwisata secara umum. Kegiatan ini juga diharapkan bisa semakin mengukuhkan tekad seluruh pihak untuk menjaga lingkungan. Serta menjadikan geopark sebagai sumber kehidupan, yang harus dijaga dari waktu ke waktu.

Dari sana bisa menunjukkan komitmen Pemprov NTB dalam menjaga lingkungan, melalui kemajuan dari Geopark Rinjani. ”Peserta yang datang, juga bisa sekaligus mengunjungi destinasi dan menikmati kuliner khas Lombok,” ujarnya.

Chairman fo Indonesia Geoparks Network Muhammad Farid Zaini mengatakan, kegiatan Geotourism Festival dan konferensi internasionalnya merupakan ruang untuk belajar serta berbagi pengalaman antar geopark.

Selain itu, ada juga kesempatan dari masing-masing geopark untuk berjejaring. Melakukan kolaborasi di segala bidang, untuk kemajuan bersama. ”Bahkan kolaborasi ini bisa juga dengan pelaku wisata. Bukan hanya yang ada di Lombok, tapi juga di luar Lombok,” kata Farid.

Dalam festival geotourism ini, Farid menyebut akademi yang ikut didorong untuk melakukan penelitian terkait geowisata. Hasilnya nanti akan menjadi tulisan dan terbit dalam jurnal-jurnal internasional.

”Ini sekaligus bisa memberikan pengalaman bagaimana sebetulnya geowisata dikembangan di Rinjani,” tuturnya.

Keberadaan Geopark Rinjani tak bisa dipisahkan dengan pariwisata. Gunung Rinjani merupakan salah satu destinasi unggulan Provinsi NTB, yang setiap tahunnya dibanjiri wisatawan mancanegara maupun domestik.

Sebagai destinasi unggulan, pendakian ke Gunung Rinjani diharapkan bisa berkelas dunia. Kata Farid, pendakian kelas dunia ini terus diupayakan pihaknya bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), melalui sejumlah upaya. Seperti memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan bagi pendaki, hingga peningkatan sarana dan infrastrukturnya.

”Pemangkunya dari Balai TNGR. Sudah ada visi untuk menjadikan Gunung Rinjani sebagai pendakian kelas dunia,” sebut Farid. (dit/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#geotourism festival #kolaborasi #rinjani #Geopark