Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Polda NTB Deklarasikan Pemilu Damai Capres-Cawapres, Kapolda: Polisi Pasang Baliho Peserta Pemilu Itu Hoaks

Marthadi Zuk • Kamis, 16 November 2023 | 11:20 WIB

 

Kapolda NTB Irjen Umar Faroq bersama pj gubernur NTB, Danrem 162/WB dan pihak KPU dan Bawaslu.
Kapolda NTB Irjen Umar Faroq bersama pj gubernur NTB, Danrem 162/WB dan pihak KPU dan Bawaslu.

LombokPost-Kapolda NTB Irjen Umar Faroq menegaskan pihaknya siap mengawal pemilu agar berlangsung sukses.

Masyarakat pun bisa menyalurkan hak pilihnya dengan aman.

“Kami akan mengawal pemilu presiden tanpa tekanan dan intimidasi ke masyarakat. Kami ingin masyarakat menyalurkan hak pilihnya dengan damai,” kata kapolda Irjen Umar Faroq usia acara deklarasi damai mengawal pengamanan Pemilu Presiden dan Wakil Presidendi Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Rabu (15/11).

Deklarasi Damai dihadiri Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi, Danrem 162/WB Brigjen TNI Agus Bhakti, Komisioner KPU NTB Agus Hilman, Ketua Bawaslu NTB Itratif, serta pengurus partai politik.

Kapolda Umar menyebut pemilu sebagai pesta demokrasi. Sehingga harus dilaksanakan penuh sukacita.

Terkait adanya informasi yang membuat gaduh seperti ada polisi yang memasang baliho peserta pemilu, Umar menegaskan itu hoaks.

“Polisi tetap netral. Kapolri sudah memberikan maklumat dan perintah tegas polisi harus netral. Keberpihakan (terhadap peserta pemilu) akan mengganggu kamtibmas, sehingga akan ada sanksi tegas,” bebernya.

Selama pengamanan Pemilu 2024, Polda NTB dan jajarannya akan mengerahkan 8.000 anggota.

Ia menekankan kepada anggotanya agar membuat masyarakat merasa senyaman mungkin untuk datang menyalurkan hak pilihnya.

“Pemilu kami harapkan bisa sukses dengan partisipasi pemilih 90 sampai 100 persen,” harapnya.

Sementara Penjabat Gubernur NTB H Lalu Gita Ariadi mengatakan, pemilu damai adalah harapan bersama semua pihak.

Sebagai penjabat gubernur, ia menyampaikan salah satu tugasnya adalah memastikan tahapan pemilu berjalan aman dan damai.

“Dengan melihat aparat TNI yang juga telah melaksanakan deklarasi damai, kemudian jajaran polda dan polres se-NTB didukung oleh komitmen tokoh agama dan masyarakat, saya yakin Pemilu 2024 dapat dilaksanakan sebaik-baiknya,” ucap Gita. 

Ia menegaskakan tugas pemerintah adalah memastikan pelaksanaan pemilu berlangsung tuntas dan tidak ada konflik. Tidak menyisakan residu politik.

“Pemilu harus dilaksanakan dengan sukses, aman, dan damai di masyarakat. Tunjung tilah, aiq meneng, empaq bau (air tetap jernih, teratai tetap utuh, ikan pun dapat ditangkap),” katanya mengutip peribahasa Sasak yang bermakna dalam mengatasi perselisihan diupayakan suasana tetap tenang, masyarakat tidak panik dan tujuan tercapai. (ton/r1)

Editor : Marthadi
#polda ntb #Hoaks #baliho #pemilu damai #deklarasi