LombokPost-Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTB menggelar kegiatan Refleksi Program Merdeka Belajar dan Penganugerahan BPMP NTB Award Tahun 2023, yang berlangsung di Mataram, Selasa (19/12).
Kepala BPMP NTB Katman mengatakan penganugerahan yang diberikan kepada pemerintah daerah (pemda) dan sekolah, merupakan wujud penghargaan dan apresiasi dalam memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerahnya.
“Kalau bersama pemda, peran kami sebagai mitra mereka jadi selama ini pemda-pemda di NTB sudah bermitra baik dengan BPMP, begitu juga dengan sekolah yang selama ini aktif mendukung dan mengimplementasikan kebijakan Merdeka Belajar Kemendikbudristek,” terangnya.
Adapun kategori dan pemenang BPMP NTB Award 2023 untuk pemda. Dimulai dari kategori dukungan pemda terhadap transformasi pendidikan khusus; Terbaik I Pemprov NTB, Terbaik II Kota Bima, dan Terbaik III Lombok Utara.
Kategori partisipasi Pemda dalam Program Sekolah Penggerak; Terbaik I Kota Bima, Terbaik II Lombok Barat, dan Terbaik III Lombok Utara.
Kategori percepatan digitalisasi sekolah; Terbaik I Kota Mataram, Terbaik II Sumbawa Barat, dan Terbaik III Lombok Timur.
Berikutnya, kategori pemenuhan BOS; Terbaik I Sumbawa Barat, Terbaik II Bima, dan Terbaik III Lombok Tengah. Kategori pemenuhan anggaran dalam standar pelayanan minimal pendidikan; Terbaik I Lombok Timur, Terbaik II Lombok Barat, dan Terbaik III Pemprov NTB.
Kategori pemanfaatan Rapor Pendidikan; Terbaik I Lombok Timur, Terbaik II Lombok Barat, dan Terbaik III Kota Mataram.
Kategori kinerja pelaksanaan Asesmen Nasional; Terbaik I Lombok Timur, Terbaik II Sumbawa Barat, dan Terbaik III Sumbawa.
Selanjutnya, kategori kualitas data Dapodik; Terbaik I Sumbawa Barat, Terbaik II Sumbawa, dan Terbaik III Lombok Timur. Terakhir, kategori partisipasi dalam program pemulihan dan transformasi pembelajaran; Terbaik I Lombok Barat, Terbaik II Lombok Timur, dan Terbaik III Dompu.
Katman menjelaskan, semua kategori dan pemenangnya ditentukan oleh sejumlah parameter dan lebih spesifik lagi mengenai praktik baik yang dilakukan oleh daerah.
“Maka ini yang kami jadikan sebagai rujukan untuk menetapkan daerah itu terbaik pada implementasi kategori apa, sehingga dari praktik-praktik baik itu bisa menjadi contoh yang dapat diadopsi oleh daerah lain,” terangnya.
Misal, kategori kualitas data Dapodik diraih oleh Sumbawa Barat sebagai Terbaik I. Dari predikat ini, ketika daerah lain ingin belajar bagaimana mengolah data Dapodik yang seharusnya, maka Sumbawa Barat bisa menjadi rujukan.
“Ada arah yang bisa digunakan untuk dijadikan referensi bagi daerah lain, karena implementasi kebijakan terutama Merdeka Belajar ini, daerah bisa merealisasikannya dengan berbagai macam strategi,” jelas Katman.
Sementara itu, kategori dan pemenang BPMP NTB Award 2023 untuk satuan pendidikan.
Dimulai dari kategori sekolah dengan tingkat aktiviasi akun Belajar.id tertinggi; Terbaik Jenjang SD adalah SD Islam Terpadu Nurul Fikri Selong, Lombok Timur.
Terbaik Jenjang SMP adalalah SMPN 2 Moyo Hilir Sumbawa. Terbaik Jenjang SMA adalah SMA Islam Syarif Imamuzzahidin Lombok Tengah.
Kategori sekolah penggerak dengan pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kompetensi guru; Terbaik Jenjang TK adalah TK Negeri 2 Sumbawa Besar Kabupaten Sumbawa.
Terbaik Jenjang SD adalah SDN 4 Terara Lombok Timur. Terbaik Jenjang SMP adalah SMP Islam Terpadu Raudatul Mujahidin Kumbung Lombok Timur. Terbaik Jenjang SMA adalah SMAN 1 Lenek Lombok Timur.
Berikutnya, kategori sekolah dengan kualitas data Dapodik; Terbaik Jenjang TK adalah TK PGRI Praya Lombok Tengah.
Terbaik Jenjang SD adalah SDN Seloto Sumbawa Barat. Terbaik Jenjang SMP adalah SMPN 2 Pemenang Lombok Utara. Terbaik Jenjang SMA adalah SMAN 1 Sanggar Bima.
Terakhir, kategori sekolah dengan implementasi kampanye sekolah sehat terbaik; untuk Terbaik Jenjang TK adalah TK Negeri 1 Sumbawa Besar Kabupaten Sumbawa. Terbaik Jenjang SD adalah SDN 19 Cakranegara Kota Mataram.
Terbaik Jenjang SMP adalah SMPN 6 Mataram, dan Terbaik Jenjang SMA adalah SMAN 1 Sumbawa.
Katman menjelaskan, untuk tingkat satuan pendidikan, BPMP NTB melakukan penilaian dengan cara yang sangat terukur.
Contoh, pada kategori pemanfaatan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kompetensi guru, pihaknya melihat sejauh mana partisipasi guru dalam platform tersebut.
“Misalnya guru bisa menyelesaikan modul 1-7, ternyata dari pembelajaran modul itu, mereka dapat mengimplementasikan proses pembelajaran di sekolah, jadi ada data yang kita pantau melalui dashboard dan ada yang kita tinjau langsung ke lapangan,” terang dia.
Dengan hadirnya Penganugerahan BPMP NTB Award Tahun 2023, Katman berharap pemda bisa memberikan perhatian dan kepala daerah memiliki komitmen untuk memajukan dunia pendidikan.
Peran kepala daerah dirasa sangat penting, karena secara politik bisa menentukan prioritas dan arah kebijakan pendidikan di wilayah masing-masing.
“Oh ini ada peluang baik untuk bisa meningkatkan SDM di daerah kewenangannya, beliau akan concern untuk bisa memprioritaskan itu,” tandas Katman.
Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan mengapreasi terselenggaranya Penganugerahan BPMP NTB Award Tahun 2023.
“BPMP mengambil peran untuk memotivasi dan memberi penghargaan kepada kerja lelah teman-teman, dari jenjang TK-SMA, dalam membangun pendidikan selama satu tahun ini,” ujarnya. (yun/adv)
Editor : Marthadi