LombokPost-- Kepala Bidang HAM Kemenkumham NTB Pungka M Sinaga dan jajaran mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong, Selasa (30/1).
Kedatangan rombongan yang diterima Kepala Lapas Selong Ahmad Sihabudin ini guna membahas Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia (P2HAM) dan Sosialisasi Survei Indeks Persepsi Korupsi (IPK) serta Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).
Pungka menyampaikan hasil evaluasi data dukung pada tahun 2023 berupa sarana dan prasarana dalam rangka mengoptimalkan Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia (P2HAM).
Pungka meminta, sesuai dengan arahan Kakanwil Kemenkumham NTB Parlindungan, seluruh satker dapat meraih predikat P2HAM di tahun 2024 ini.
"Untuk itu, diharapkan Lapas Selong dapat memenuhi seluruh data dukung dalam pelaksanaan P2HAM, khususnya bagi kelompok rentan, dengan memberikan pelayanan prioritas kepada penyandang difabel, lanjut usia, ibu hamil dan menyusui," ucap Pungka.
Sebagaimana diketahui, pada tahun 2023 lalu terdapat 5 satker yang telah meraih penghargaan P2HAM, diantaranya Kanwil Kemenkumham NTB, Bapas Mataram, Kanim Sumbawa, Kanim Bima dan Rupbasan Mataram.
Ahmad Sihabudin selaku Kepala Lapas Selong beserta jajarannya, menyatakan kesiapannya dalam mewujudkan P2HAM di Lapas Selong.
Kakanwil Kemenkumham NTB, Parlindungan berharap di tahun 2024 ini jajarannya semakin mengoptimalkan pelayanan baik di Kanwil Kemenkumham NTB dan satuan kerja binaannya dengan berbasis pada HAM.
"Saya mendorong seluruh satker untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan prinsip pemenuhan HAM," ujar Parlindungan di tempat terpisah.
Hal ini sejalan dengan amanat Menkumham Yasonna H Laoly yang mengajak seluruh jajarannya untuk senantiasa menjunjung tinggi HAM.
"Mari kita terus tingkatkan peran aparatur dan institusi pemerintah untuk senantiasa menjunjung tinggi HAM dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujar Yasonna. (ksj)
Editor : Kimda Farida