Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Masih Jadi Persoalan, Blank Spot di Bima Bakal Dilaporkan ke Kemenkominfo

Galih Mega Putra S • Sabtu, 29 Juni 2024 | 13:10 WIB
Syirajuddin. (HABIBUL ADNAN LOMBOK POST)
Syirajuddin. (HABIBUL ADNAN LOMBOK POST)

LombokPost-Blank spot menjadi permasalahan serius di Kabupaten Bima terutama di Kecamatan Langgudu.

Di tempat ini, ada sembilan desa dan dua dusun yang kesulitan jaringan sistem informasi itu.

Bahkan, Forum Mahasiswa Langgudu (Formal) Bima-Mataram sempat menyampaikan keluhannya kepada Komisi 1 DPRD Provinsi NTB.

Terkait persoalan tersebut, Ketua Komisi I DPRD Provinsi NTB Syirajuddin mengatakan, akan segera menyampaikannya langsung ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Langkah ini diambilnya agar masalah blank spot segera teratasi.

Dia mengaku, pasca menerima aspirasi dari formal, pihaknya melakukan kunjungan lapangan dengan turun langsung ke titik-titik yang sulit sinyal.

Syirajuddin membenarkan kalau di Kecamatan Langgudu saat ini mengalami blank spot.

"Kita akan tindak lanjuti ke Kementerian Kominfo," ujarnya. 

Komisi I turun lapangan pada Kamis (27/6) lalu.

Ikut juga pejabat dari Dinas Kominfotik Provinsi NTB dan Kabupaten Bima. Termasuk juga para mahasiswa yang tergabung dalam Formal Bima-Mataram.

"Kita akan bersama-sama mengantarkan surat secara langsung ke kementerian," tambah Syirajuddin.

Dia menjelaskan, dari sembilan desa di Kecamatan Langgudu yang blankspot, Komisi I turun ke tiga desa yang menjadi sampel.

Yaitu Desa Sambane, Desa Dumu, dan Desa Kangga. Sirajuddin memaparkan, di kecamatan sudah ada tower.

Sebenarnya sudah ada tower Telkomsel BAKTI Kominfo di Kecamatan Langgudu.

Akan tetapi belum mampu memberikan koneksi jaringan internet secara optimal.

Baru bisa dikoneksikan setelah ada penambahan bandwidth di setiap tower yang beroperasi ke Kecamatan Langgudu. 

“Untuk penambahan bandwidth, harus bersurat ke Menteri Kominfo karena ini terkait anggaran. Kementerian yang akan mengeluarkan anggaran," katanya.

Ketua umum Formal Imam Hayadi bersyukur Komisi I bersama Diskominfotik sudah menindaklanjuti keluhannya dengan turun lapangan.

Dia berharap, permasalahan blank spot di Kecamatan Langgudu bisa segera teratasi.

"Dari 15 desa di kecamatan, sembilan desa dan dua dusun kesulitan sinyal. 

Dia berharap, hal ini diperhatikan oleh pemerintah. Imam menyebut, di antara desa yang blankspot itu adalah Desa Kangga, Dumu, Sambane, Karampi, Waduruka, Sarae Ruma, Kawuwu, dan Desa Kalodu.

Sementara dua dusun itu masing-masing Dusun Taasera di Desa Doro O'o dan Dusun Nadi di Desa Laju. (bib/r11)

Editor : Kimda Farida
#sinyal #blankspot #Bima