MATARAM-Bea Cukai Mataram memberikan dukungan penuh untuk MotoGP 2024 di Sirkuit Mandalika, pada 26-28 September mendatang.
”Dari SDM dan fasilitas yang kami punya, kami siap mendukung seluruh event-event di KEK Mandalika, termasuk big event MotoGP ini,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Mataram Made Aryana.
KEK Mandalika telah menjadi kawasan pabean di bawah pengawasan Bea Cukai Mataram.
Selama penyelenggaraan MotoGP nanti, ada hampir 500 ton barang atau logistik yang masuk ke Indonesia, berkaitan dengan balapan tersebut.
Dalam hal ini, Bea Cukai mengakomodasi proses importasi kebutuhan MotoGP Mandalika dengan beberapa skema fasilitas.
Mulai dari pembebasan bea masuk untuk barang modal dan barang konsumsi habis pakai menggunakan SKEP pembebasan atau masterlist.
Serta skema fasilitas penangguhan bea masuk untuk barang impor sementara dan ATA Carnet dengan jaminan.
Pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI) diberikan Bea Cukai terhadap barang modal dan barang konsumsi habis pakai.
Seperti race control, oli, dan bahan bakar.
Sementara fasilitas penangguhan bea masuk dan PDRI diberikan terhadap barang impor sementara dan ATA Carnet, seperti kendaraan bermotor, mesin, peralatan, dan ban.
Selain itu Bea Cukai turut memberikan kemudahan prosedural kepabeanan lain, seperti penerapan sistem aplikasi Pemberitahuan Pabean Kawasan Ekonomi Khusus (PPKEK) untuk memudahkan pemasukan pengeluaran barang ke dan dari KEK Mandalika.
Aryana mengapresiasi langkah yang dilakukan MGPA dengan menyiapkan sistem IT inventory untuk mendukung pelayanan dan pengawasan semua logistik MotoGP 2024, yang nantinya dilakukan Bea Cukai Mataram.
“Ini memudahkan kami untuk mengawasi hanya dengan melihat sistem, MGPA mengirim datanya, kami tinggal lihat, oh ini sudah datang dokumennya, banyaknya sekian dan langsung kita sesuaikan saat pemeriksaan,” tandasnya.
Direktur Utama MGPA Priandhi Satria menjelaskan saat ini pihaknya sudah menentukan alur keluar masuk sirkuit untuk orang dan barang.
”Jadi tadinya pintu masuk sirkuit ini lewat 3-4 jalur, sekarang alur masuk sirkuit hanya melalui Red Gate saja,” tegasnya.
Untuk masuknya pun diperketat menggunakan ID Card.
MGPA memastikan, alur barang dan orang akan tetap diperiksa. Terutama barang yang berkaitan dengan logistik MotoGP.
”Karena barang ini adalah fasilitas PPKEK maka tidak sepatutnya barang itu bisa keluar dari KEK Mandalika, jadi itu CCTV untuk mengawasi sudah kami pasang di titik-titik tertentu,” pungkasnya. (yun/r11)
Editor : Kimda Farida