Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lion Group Berencana Tambah Penerbangan Menuju BIZAM Menjelang MotoGP Mandalika

Yuyun Kutari • Kamis, 1 Agustus 2024 | 18:12 WIB
PENGGUNA JASA: Jelang MotoGP Mandalika, diprediksi jumlah penumpang pesawat akan meningkat di BIZAM, sehingga sejumlah maskapai penerbangan menerapkan kebijakan extra flight. (IVAN/LOMBOK POST)
PENGGUNA JASA: Jelang MotoGP Mandalika, diprediksi jumlah penumpang pesawat akan meningkat di BIZAM, sehingga sejumlah maskapai penerbangan menerapkan kebijakan extra flight. (IVAN/LOMBOK POST)

LombokPost-Balapan MotoGP Mandalika pada 27-29 September mendatang menjadi atensi maskapai.

Salah satunya berupa rencana penambahan frekuensi penerbangan atau extra flight menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).

Plt Area Manager Batik Air Bali dan NTB Ni Wayan Karyawati mengungkapkan extra flight menuju Bizam biasanya berasal dari tiga kota di Indonesia, ada Jakarta, Surabaya, dan Denpasar.

“Kalau paling banyak dari Denpasar, sekarang memang sudah ada enam kali frekuensi penerbangan rute Denpasar-Lombok, nah ini akan kita tambah nanti,” terangnya.

Biasanya penambahan frekuensi penerbangan dilakukan mendekati jadwal event berlangsung.

“Ini untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat yang ingin menyaksikan balap MotoGP,” kata dia.

Kendati demikian, kebijakan ini diberlakukan saat ada event besar dengan jumlah penonton yang membludak.

Terhadap adanya permintaan, jumlah frekuensi penerbangan bisa dipertahankan usai balapan MotoGP Wayan belum bisa memastikan.

Maskapai penerbangan harus melihat tingkat keterisian kursi penumpang.

Jika itu stabil bahkan cenderung meningkat, maka kebijakan sebelumnya bisa dilanjutkan.

Jika sebaliknya, maskapai penerbangan juga berhitung dan tidak berani mempertahankannya.

Selain extra flight jelang MotoGP, Lion Group juga disebut berencana membuka rute penerbangan domestik baru dari dan menuju BIZAM.

Ada dari Semarang, Batam, Makassar dan sejumlah kota lainnya di Indonesia.

Saat ini, kata Wayan, pihaknya tengah mengurus semua proses izin. Sesuai regulasi, maskapai penerbangan yang ingin membuka rute baru harus mengantongi izin rute.

Izin rute tersebut dikeluarkan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selaku regulator.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lalu Mohamad Faozal tidak bisa memaksa pihak maskapai penerbangan untuk menambah, membuka rute baru atau mempertahankan jumlah frekuensi penerbangan yang sudah ada.

“Mereka kan berbisnis, suplay demand-nya harus ada, ketika kebutuhan meningkat maka frekuensi itu akan mengikuti,” ujarnya.

Dishub NTB juga berharap dengan adanya MotoGP Mandalika, kebutuhan maskapai penerbangan bisa terlihat.

Tentu pihak ITDC juga harus membuka data, sudah berapa banyak tiket yang telah terjual.

“Dari kota mana saja itu, supaya kami (Dishub NTB, Red) bisa bicara sama airlines, misalnya banyak dari Jakarta, kami bisa diskusi dan yakinkan airlines biar ada penambahan jadwal atau kapasitas flightnya,” kata dia. (yun/r11)

Editor : Kimda Farida
#MotoGP #Lion Air