Kegiatan untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kondusivitas di tengah masyarakat ini dilaksanakan di semua kabupaten/kota di NTB.
Rabu (13/11), tim cooling system dari Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda NTB turun ke Lombok Tengah (Loteng).
Tim yang dipimpin Kasubdit Bhabinkamtibmas Ditbinmas Polda NTB AKBP Nyoman Supartana menyasar Desa Puyung di Kecamatan Jonggat dan Kelurahan Praya, Kecamatan Praya.
“Luar biasa dan terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan, semoga kehadiran bapak ibu tercatat sebagai ibadah di sisi Tuhan,” kata Supartana dalam kegiatan cooling system di Desa Puyung.
Acara itu dihadiri Paur Binev Ditbinmas Polda NTB AKP AA Mataram, Kapolsek Jonggat AKP I Nyoman Daweg, Kepala Desa Puyung Farhan Hadi, serta para tamu undangan.
"Semoga pertemuan ini bisa membawa manfaat untuk kita semua," harapnya.
Pada kesempatan itu, Supartana mengajak semua pihak bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama dalam menghadapi perbedaan pilihan di pilkada yang dapat saja memicu ketegangan.
“Polri akan selalu mengayomi dan melayani, menciptakan suasana aman dan tertib sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan pilkada,” kata Supartana.
Kepala Desa Puyung Farhan Hadi menyampaikan terima kasih atas inisiatif Polda NTB yang terus menjaga netralitas dan bersinergi dengan masyarakat membangun NTB.
Kegiatan cooling system itu mendapat apresiasi dari para tokoh dan masyarakat yang hadir. Mereka merasa didampingi dalam menciptakan suasana aman di wilayah mereka.
Hal yang sama disampaikan tim cooling system Ditbinmas Polda NTB di Kelurahan Praya.
Tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, para tamu undangan antusias mengikuti acara yang juga dihadiri Kapolsek Praya Iptu Susan V. Sualang serta Camat Praya L Balya Wira Negara.
Melalui kegiatan cooling system itu diharapkan situasi di Lombok Tengah tetap aman dan kondusif dalam menyambut pilkada serentak 2024.
Di dua lokasi itu, tim cooling system Ditbinmas Polda NTB juga memberikan bantuan bingkisan kepada masyarakat. (*)
Editor : Marthadi