LombokPost-Jumlah penumpang penyeberangan Lembar-Padang Bai dan Lembar-Jangkar diprediksi naik hanya tiga persen saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini.
Terhitung dari angka normal 4.000 penumpang per harinya.
”Prediksi kita naik di angka tiga persen,” kata General Manager ASDP cabang Lembar Agus Djoko Triyanto kepada Lombok Post, Jumat (13/12).
Jumlah ini berkaca dari tahun sebelumnya yakni 2022 dan 2023 hanya bertambah 3 persen saja.
Jika dilihat perbandingannya, jumlah ini tidak lebih tinggi dari peningkatan penumpang saat high season dan perhelatan MotoGP.
”Sebetulnya yang paling tinggi kita ada di angkatan motoGP. Karena yang bergerak ke pelabuhan secara serempak,” terangnya.
Jelang perayaan nataru kali ini, ASDP Lembar telah menyediakan 25 kapal. Dengan estimasi 21 kapal yang akan beroperasi.
Disesuaikan dengan kondisi, jika arus penyeberangan dinilai normal, maka hanya 13 kapal yang akan beroperasi.
Jika penumpang padat sekitar 18 kapal, dan apabila sangat padat akan dioperasikan 21 kapal.
”Kami sesuaikan dengan kondisi ya. Dengan berkoordinasi dengan BPTD terkait keberangkatan dan BMKG untuk cuaca,” jelasnya.
Mengenai kondisi pelabuhan saat ini disebutkan masih normal. Penyeberangan melalui Lembar-Padangbai berjalan seperti hari biasanya.
Sejauh ini tidak ada instruksi dari BPTD terkait dengan pembatalan atau penundaan penyeberangan.
Begitupun tidak adanya dengan kebijakan pengurangan penumpang.
”Iya, cuaca saat ini baik gelombang dan angin masih baik. Artinya kapal masih layak beroperasi di perairan,” tambahnya.
Terpisah, Koordinator Satuan Pelayanan (Satpel) Pelabuhan Lembar dari BPTD Kelas II NTB, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Koda Pahlianus Nelson Dallo mengatakan pihaknya telah melakukan ramp check kapal di pelabuhan Lembar dan memastikan akomodasi penyebrangan siap untuk beroperasi.
”Itu sudah menjadi kegiatan rutin kita. Kapal sudah ready semua,” sebut Nelson.
Menurutnya, untuk nataru masih tidak ada antisipasi spesifik selain mobilitas penumpang nantinya.
Sebab saat ini Nataru bersamaan dengan libur sekolah yang cukup panjang. (chi/r11)
Editor : Kimda Farida