Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

KLU Diminta Percepat Pembebasan Lahan untuk Pelebaran Jalan Nasional

Yuyun Kutari • Kamis, 16 Januari 2025 | 15:55 WIB

 

Abdul Hadi
Abdul Hadi
 

LombokPost--Pembangunan jalan nasional sepanjang 41 kilometer, menjadi bagian dari jalur lingkar utara Pulau Lombok kini telah tuntas.

Pekerjaan tersebut menelan anggaran mencapai Rp 400 miliar, bersumber dari pembiayaan Bank Dunia.

“Alhamdulillah, pekerjaan ini telah selesai, mudah-mudahan ini membawa banyak manfaat bagi masyarakat,” terang anggota Komisi V DPR RI Dapil NTB 2 H Abdul Hadi.

Proyek jalan tersebut dilengkapi empat jembatan utama yang diharapkan dapat memperlancar akses transportasi di wilayah yang dilewatinya, meski demikian, pemerintah rupanya masih memiliki pekerjaan rumah.

Hasil pantauannya, ada sekitar tujuh kilometer jalan yang perlu diperlebar agar sesuai dengan standar lebar jalan nasional.

Seharusnya lebar jalan adalah 7 meter, namun di sejumlah titik mengalami penyempitan menjadi 4,5 meter, akibat terkendala pembebasan lahan.

Pembebasan lahan yang belum sepenuhnya tuntas ini, menjadi hambatan utama dalam penyelesaian pelebaran jalan tersebut.

Mengenai persoalan tersebut, politisi PKS ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menyelesaikan hambatan yang ada. 

”Saya berharap pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Lombok Utara, dapat mempercepat proses pembebasan lahan. Dengan begitu, pembangunan jalan nasional ini bisa selesai sepenuhnya,” tegas Abdul Hadi.

Sebagai orang NTB di DPR pusat, ia pun menegaskan komitmennya untuk menjadi fasilitator, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Bumi Gora.

Jalur ini diharapkan dapat mendukung konektivitas antarwilayah di Pulau Lombok.

Baca Juga: TikTok Bakal Tutup Di Amerika Serikat, Kecuali Lepas Dari ByteDance

Lainnya, dapat memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di wilayah Lombok Utara.

“Kita punya harapan besar yang sama,” tandasnya.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTB Rikson mengungkapkan pelebaran jalan di jalur Pemenang-Bayan Lombok Utara masih membutuhkan perhatian.

“Benar, sekitar 7 kilometer jalan masih memerlukan pelebaran untuk mencapai lebar standar 7 meter. Jalan yang sudah ada kini hanya memiliki lebar 4,5 meter,” terangnya.

Di sini, pihaknya membutuhkan dukungan dari Pemkab Lombok Utara untuk pembebasan lahan sepanjang 7 kilometer tersebut, dengan mengalokasikan anggarannya di dalam APBD. (yun/r11)

Editor : Kimda Farida
#nasional #Bank Dunia #transportasi #pembiayaan #Jalan #Pembangunan #pekerjaan #pemerintah #Anggaran