Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tugu Mataram Metro Bakal Dilengkapi CCTV, Satu Unit Butuh Biaya Hingga Rp 100 Juta

Sanchia Vaneka • Kamis, 23 Januari 2025 | 17:35 WIB

 

RAWAN RAMAI: Tugu Mataram Metro sebagai gerbang masuk perbatasan antara Kota Mataram dan Lombok Barat akan dipasangi CCTV. 
RAWAN RAMAI: Tugu Mataram Metro sebagai gerbang masuk perbatasan antara Kota Mataram dan Lombok Barat akan dipasangi CCTV. 
 

LombokPost-Pemerintah Kota Mataram berencana menambah kamera pengawas atau CCTV dengan teknologi 360 derajat di Tugu Mataram Metro.

Rencana ini didorong tingginya intensitas lalu lintas di kawasan perbatasan Kota Mataram dan Lombok Barat tersebut.

”Rencananya kita tambah dua titik kamera di sana untuk mengawasi keamanan di sana. Karena di Tugu Metro itu cukup padat lalu lintasnya," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Mataram Bambang Eko Yadarminto, Rabu (22/1). 

Eko mengatakan, pihaknya berencana memasang dua unit CCTV baru di sisi utara dan selatan Tugu Mataram Metro. 

Dengan teknologi 360 derajat, kamera dapat memantau area lebih luas.

Pemasangan kamera ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Sekaligus mengungkap berbagai tindak pidana seperti pencurian dan perusakan fasilitas umum yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

”Sering terjadi kecelakaan lalu lintas karena pengendara roda dua menggunakan lajur roda empat, atau bahkan kasus tabrak lari," tambahnya. 

Meskipun rencana penambahan kamera CCTV ini sangat positif, namun masih terdapat beberapa kendala yang harus diatasi. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan anggaran.

Pasalnya, biaya pemasangan satu unit CCTV cukup tinggi, yakni antara Rp 50 juta hingga Rp 100 juta. Selain itu, dibutuhkan jaringan internet yang stabil untuk mengoperasikan kamera-kamera tersebut.

"Kita harus tarik jaringan dari Pagesangan," sebutnya. 

Hal ini menunjukkan perlu adanya investasi tambahan untuk infrastruktur jaringan di sekitar lokasi pemasangan kamera.

Penggunaan kamera CCTV untuk lalu lintas dinilai sangat efektif dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban.

Selain dapat memantau kondisi lalu lintas secara langsung, CCTV juga dapat digunakan sebagai bukti dalam penanganan kasus kecelakaan lalu lintas atau pelanggaran lalu lintas lainnya.

"Apalagi di wilayah yang rawan kemacetan seperti di Tanah Aji, Pagesangan, Dakota. Itu rawan kemacetan dari pagi, sore juga terus kami pantau," ujar Bambang.

Saat ini, Kota Mataram telah memiliki 34 traffic light yang aktif beroperasi.

Sebanyak 14 di antaranya telah terintegrasi dengan sistem Area Traffic Control System (ATCS), yang memungkinkan pemantauan dan pengendalian lalu lintas secara terpusat.

Dari 14 traffic light yang terintegrasi dengan ATCS, sebanyak 14 unit juga dilengkapi dengan kamera 360 derajat. 

”Jadi setiap simpang ada kameranya. Ada juga yang di ruas jalan yang tidak simpang seperti di depan epicentrum," jelas Bambang.

Dengan adanya penambahan kamera CCTV di Tugu Mataram Metro, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.

Selain itu, kamera CCTV juga dapat membantu petugas kepolisian dan dishub dalam melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas. (chi/r7) 

Editor : Kimda Farida
#Tugu #pemasangan #keterbatasan #Anggaran #kamera #Mataram #Kecelakaan #pengawas #CCTV #Metro