Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Museum NTB Promosikan Kebudayaan Indonesia di Islamic Arts Biennale 2025 di Arab Saudi

Yuyun Kutari • Kamis, 30 Januari 2025 | 13:56 WIB

 

DAYA TARIK: Seorang pengunjung melihat berbagai koleksi Museum NTB yang dipamerkan di Islamic Arts Biennale 2025 yang berlokasi di Terminal Haji Barat Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.
DAYA TARIK: Seorang pengunjung melihat berbagai koleksi Museum NTB yang dipamerkan di Islamic Arts Biennale 2025 yang berlokasi di Terminal Haji Barat Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.
 

LombokPost-Museum Negeri NTB membangun diplomasi kebudayaan Bumi Gora di dunia internasional melalui partisipasi dalam pameran Islamic Arts Biennale 2025.

Pameran ini diselenggarakan oleh Diriya Bie di Terminal Haji Barat Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.

“Pameran Islamic Arts Biennale adalah salah satu ajang seni dan budaya terbesar yang menampilkan karya seni Islam. Pameran ini diikuti oleh 30 institusi dari berbagai negara,” ujar Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam.

Mengangkat tema And All That is in Between, pameran ini mengeksplorasi bagaimana iman diekspresikan melalui perasaan, pemikiran, dan karya seni.

Indonesia diwakili oleh Museum NTB yang memamerkan koleksi istimewa, seperti keris, cipo' cila (jilbab khas perempuan Sumbawa), kitab Tajul Muluk, dan pekinangan (peralatan makan daun sirih) yang mencerminkan akulturasi budaya lokal dengan nilai-nilai Islam.

“Partisipasi kami dalam Islamic Arts Biennale adalah wujud nyata misi kami untuk membawa NTB mendunia. Koleksi yang kami tampilkan tidak hanya mencerminkan keindahan seni, tetapi juga nilai-nilai kearifan lokal yang berakar pada Islam,” kata Ahmad.

Partisipasi Museum NTB dalam pameran ini menunjukkan peran aktif museum dalam diplomasi kebudayaan.

Pameran ini tidak hanya menampilkan kekayaan budaya lokal, tetapi juga memperkuat posisi NTB sebagai provinsi yang berkontribusi memperkenalkan warisan budaya Indonesia di tingkat global.

Pameran berlangsung dari 25 Januari hingga 25 Mei 2025, menampilkan karya seni dari berbagai negara.

Partisipasi Museum NTB adalah bukti nyata bahwa seni dan budaya lokal memiliki potensi besar sebagai alat diplomasi efektif di panggung dunia.

“Ini kesempatan emas bagi NTB untuk memperkenalkan kearifan lokal yang dipengaruhi nilai-nilai Islam ke panggung internasional,” tandas Ahmad.

Baca Juga: Kades Senggigi Harus Kembalikan Ratusan Juta, Inspektorat Lobar Sebut Banyak Desa Selewengkan Dana Desa

Keikutsertaan Indonesia diakui memberi kontribusi positif pada pameran internasional tersebut.

Kurator Rizwan Ahmad menyatakan bahwa partisipasi Museum NTB juga membuka peluang untuk kolaborasi dengan berbagai pihak internasional, termasuk antar museum, seniman, dan institusi budaya.

“Pameran ini diharapkan dapat memperluas jejaring, memperkuat pelestarian budaya, dan mendukung promosi pariwisata NTB sebagai destinasi budaya unggulan di Indonesia,” kata Rizwan. (yun/r7)

Editor : Kimda Farida
#karya seni #Arab Saudi #museum #budaya lokal #NTB #pameran #destinasi #Pariwisata