Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bangkit Bersama Menuju NTB Makmur Mendunia, Gubernur Iqbal Paparkan Visi Misi, Program Unggulan, dan Isu Prioritas di Rapat Paripurna DPRD NTB

Halil E.D.C • Kamis, 6 Maret 2025 | 11:40 WIB
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (tengah) foto bersama Wagub Indah Dhamayanti Putri, mantan Pj Gubernur NTB Hassanudin, dan para pimpinan DPRD NTB usai sertijab di kantor DPRD NTB, kemarin (5/3).
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (tengah) foto bersama Wagub Indah Dhamayanti Putri, mantan Pj Gubernur NTB Hassanudin, dan para pimpinan DPRD NTB usai sertijab di kantor DPRD NTB, kemarin (5/3).

Lombok Post-Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memaparkan visi misi dan program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB masa bakti 2025-2030 pada rapat paripurna istimewa DPRD Provinsi NTB, kemarin (5/3).

“Kita akan mewujudkan NTB Makmur Mendunia dengan tujuh misi, sepuluh program unggulan, dan tiga isu prioritas. Yakni pengentasan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan, dan menjadikan NTB sebagai destinasi wisata berkelas dunia,” katanya.

Gubernur Miq Iqbal menegaskan, sebagai langkah awal, pihaknya akan mulai dengan melakukan pembenahan dan penguatan birokrasi. “Provinsi NTB membutuhkan birokrasi yang ramping struktur tetapi kaya fungsi,” katanya.

Birokrasi yang sehat akan memberikan ruang kepada aparatur pemerintahan untuk mempersembahkan kemampuan terbaik. “Birokrasi yang meritokratik akan memberikan jaminan bahwa mereka yang terbaik akan berada di tempat terbaik," jelasnya.

Pada bidang ketahanan pangan, Provinsi NTB akan terus menjalankan fungsinya sebagai salah satu lumbung pangan nasional. “Kita akan mendorong terbangunnya ekosistem industri berbasis pertanian, peternakan, perikanan, dan kelautan dari hulu hingga hilir,” katanya.

Hilirisasi di sektor tersebut bukan lagi opsi. Tapi sebuah keharusan agar rakyat NTB bisa merasakan manfaatnya seluas mungkin. “Prinsipnya, apa yang dibudidayakan di tanah NTB harus dirasakan manfaat terbesarnya oleh rakyat NTB," tegasnya.

Selain itu, untuk mewujudkan NTB sebagai destinasi wisata, pemerintah akan fokus pada dua hal. Yakni terciptanya ekosistem pariwisata berkelas dunia dan penguatan konektivitas NTB dengan sumber-sumber wisatawan di luar NTB.

“Penguatan konektivitas antar destinasi di NTB melalui perbaikan standar fasilitas publik termasuk WC umum, klinik, alat transportasi, serta kebersihan dan penanganan sampah,"tambah Miq Iqbal.

Selanjutnya, mendorong penguatan konsep MICE (Meeting, Insentive, Convensi, Event) yang nantinya dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Bukan hanya dengan mengandalkan kunjungan wisatawan ke destinasi tertentu yang sifatnya musiman. Tetapi dengan meningkatkan jumlah pertemuan, konvensi, dan event baik nasional, regional, maupun internasional di seluruh wilayah NTB.

Insya Allah di bulan-bulan mendatang kita akan mulai mengadakan berbagai event besar nasional dan regional," ungkapnya.

Gubernur Miq Iqbal menegaskan komitmennya untuk melakukan yang terbaik untuk NTB. Setiap kelemahan dan kekurangan dapat disempurnakan dengan nasihat, masukan, dan saran dari masyarakat luas. “Karena itu, kami berharap masyarakat luas akan mengekspresikan cintanya kepada kami dengan hadiah nasihat, masukan, dan saran," jelasnya.

Gubernur Miq Iqbal juga mengajak para kompetitor atau para calon gubernur dan wakil gubernur di Pilgub NTB 2024 untuk bekerja sama membangun NTB. "Dari hati paling dalam saya tulus menyampaikan ingin mengajak beliau-beliau. Mereka semua adalah putra putri terbaik NTB. Sudah selayaknya saya mengajak beliau untuk membangun NTB," imbuhnya. 

Sertijab

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal didampingi Wagub Indah Dhamayanti Putri mengikuti serah terima jabatan dari Penjabat (Pj) Gubernur Hassanudin di Kantor DPRD NTB, kemarin (5/3).

“Ini merupakan awal perjalanan baru penuh syukur dan tanggung jawab menerima amanah rakyat dalam memimpin NTB lima tahun ke depan dengan mimpi besar bangkit bersama menuju NTB Makmur Mendunia,” katanya. 

Gubernur Miq Iqbal kembali menegaskan terkait perbaikan tata kelola birokrasi dengan menerapkan sistem meritokrasi “the right man in the right place”. Yakni menempatkan personel pejabat di birokrasi sesuai kemampuan, prestasi, dan kerja keras. 

“Jika ingin berlari, mesin-mesin birokrasi bergerak dengan baik. Penataan dimulai dengan penerapan sistem meritokrasi,” katanya.

Gubernur Miq Iqbal menambahkan, transformasi digital dan peningkatan kualitas dan aksesibilitas layanan publik yang merata harus dilakukan. Dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi.

Selain itu, yang tak kalah penting yakni peningkatkan kolaborasi dengan pemerintah pusat, kabupaten, dan kota. “Semangat birokrasi Pemerintah NTB harus melayani bukan dilayani,” jelasnya.

Miq Iqbal menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah pusat, salah satunya Pemprov NTB akan terlibat penuh dalam menyukseskan program-program pemerintah pusat. Mulai dari makan bergizi gratis (MBG), hilirisasi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan SDM. "Kami tekankan juga harus ada kolaborasi yang intens dengan pemerintah kabupaten/kota," ungkapnya. 

Gubernur Miq Iqbal bersama Wagub Umi Dinda menegaskan komitmennya untuk memperkuat perekonomian NTB dengan mengedepankan produktivitas dan daya saing untuk menaikkan pendapatan masyarakat.

Hal tersebut dapat diwujudkan dengan membangun ekosistem industri pada komoditas-komoditas unggulan yang memiliki pengaruh besar pada pertumbuhan ekonomi di NTB. Ini menjadi pondasi mewujudkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi yang berkeadilan untuk masyarakat NTB.

Miq Iqbal menyampaikan ucapan terima kasih kepada penjabat gubernur NTB atas dedikasi dan kerja keras atas pengabdian yang diberikan untuk NTB. “Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Mayjen TNI Purnawirawan Dr Hassanudin, terima kasih Bapak, semoga Allah balas dengan kebaikan, Insya Allah estafet kepemimpinan ini kami lanjutkan dengan membawa NTB ke tingkat lebih tinggi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, mantan Pj Gubernur Hassanudin menyampaikan beberapa pencapaian yang dilakukan selama memimpin masa transisi. Di antaranya pertumbuhan ekonomi, penanganan stunting serta pertumbuhan indeks pembangunan manusia (IPM) NTB. "Kami laporkan kepada bapak gubernur berbagai program sudah dilaksanakan dengan lancar, termasuk arahan dari bapak presiden," ujar Hassanudin.

Dijelaskan, pertumbuhan ekonomi NTB sampai triwulan tiga 2024 sangat progresif. Yaitu mencapai 6,22 persen. IPM NTB juga meningkat dan masuk kategori tinggi 73,10 poin. "Ini didukung keberhasilan kita meningkatkan derajat kesehatan dan gizi warga. Juga menekan angka stunting, angka kematian ibu dan kematian bayi," paparnya. 

Hassanudin optimistis di bawah kepemimpinan Iqbal-Dinda, kemajuan NTB akan semakin lebih baik. “Saya yakin di era kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur yang baru, NTB akan menjadi lebih maju dalam menyongsong cita-cita nasional, yaitu mencapai Indonesia Emas 2045," tandas Hassanudin. (mar/lil)

Editor : Haliludin