LombokPost-Pemprov NTB memastikan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII tetap berjalan sesuai jadwal, 1-7 Juli 2025. Persiapan terus dimatangkan melalui koordinasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB dengan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional dan KORMI NTB.
"Hasilnya, mereka sepakat membentuk tim kecil untuk menindaklanjuti persiapan," kata Kepala Dispora NTB Tri Budiprayitno.
Sebagai langkah lanjut, KORMI NTB telah menggelar audiensi dengan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. Dalam pertemuan itu, gubernur memberikan arahan terkait prosedur dan teknis pelaksanaan event. "Sesuai arahan Pak Gubernur, pembukaan akan dilaksanakan di Sirkuit Mandalika agar berdampak pada pariwisata dan UMKM NTB," jelas Yiyit, sapaan Tri Budiprayitno.
Terkait perbedaan konsep antara KORMI pusat dan daerah, ia menilai hal itu sebagai dinamika organisasi yang telah dicarikan solusi. "Termasuk beberapa skenario dari pengurus lama yang dievaluasi dan disesuaikan oleh pengurus baru. Ini hal lumrah dalam organisasi," ujarnya.
Pembukaan akan tetap berlangsung di Sirkuit Mandalika, sementara pertandingan tersebar di berbagai venue agar manfaatnya dirasakan lebih luas. Pemprov telah mengalokasikan anggaran hibah Rp 30 miliar untuk FORNAS VIII, lebih kecil dari usulan KORMI NTB sebesar Rp 45 miliar. "Ini angka paling realistis sesuai kapasitas fiskal daerah. Cukup tidak cukup, harus dicukupkan," kata Yiyit.
Ia mengakui, event sebesar FORNAS membutuhkan dana besar, sehingga KORMI pusat tetap mencari tambahan pendanaan dari sponsor. "Beberapa sponsor tertarik karena pembukaannya di Sirkuit Mandalika. Ini juga strategi panitia pusat untuk menarik dukungan dana," jelasnya.
Terpisah, Sekda NTB Lalu Gita Ariadi menegaskan komitmen pemprov dalam menyukseskan FORNAS VIII. Sebagai tuan rumah, NTB siap memfasilitasi kebutuhan panitia, baik venue maupun anggaran hibah. "Prinsipnya, NTB siap menjadi tuan rumah. Anggaran juga sudah dialokasikan," tandasnya. (mar/r7)
Editor : Akbar Sirinawa