Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pelabuhan Senggigi Bakal Ditata, Pemprov NTB Kejar Izin Pelabuhan Kapal Cepat Mandalika

nur cahaya • Jumat, 21 Maret 2025 | 18:10 WIB

 

JADI PERHATIAN: Fasilitas dermaga di Pelabuhan Senggigi, sudah tidak sesuai dengan standar operasional. Ditambah lagi dengan tingginya biaya tambat kapal menjadi keluhan utama.
JADI PERHATIAN: Fasilitas dermaga di Pelabuhan Senggigi, sudah tidak sesuai dengan standar operasional. Ditambah lagi dengan tingginya biaya tambat kapal menjadi keluhan utama.
 

 

LombokPost-Penataan pelabuhan kapal cepat Senggigi dan pembangunan pelabuhan kapal cepat Kuta, Mandalika menjadi perhatian serius Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) NTB Lalu Mohammad Faozal. “Ini akan segera kita wujudkan,” ujarnya.

Gubernur NTB telah membahas rencana tersebut pada Desember tahun lalu saat bertemu Menteri Perhubungan (Menhub) RI Dudy Purwagandhi. Dalam pertemuan itu, Iqbal menjelaskan rencana penguatan transportasi publik untuk mendukung konektivitas dan membangkitkan sektor ekonomi serta pariwisata di Bumi Gora.

Pembangunan Pelabuhan Kuta, Mandalika saat ini telah dimulai dengan pembangunan dermaga apung di Pantai Kuta dan Pantai Selong Belanak. Fasilitas ini disiapkan sebagai pelabuhan kapal cepat. Namun, izin operasional pelabuhan yang akan menghubungkan Padangbai, Bali, dengan Kuta, Mandalika, masih menunggu persetujuan pemerintah pusat.

“Jalur laut untuk operasional pelabuhan sudah tersedia. Sekarang kami fokus pada perizinan dan keberadaan legalnya,” jelasnya.

Dishub NTB akan menyelesaikan proses ini bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Lembar. Selain itu, koordinasi dengan Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) juga dilakukan untuk memastikan kesesuaian dengan masterplan pembangunan KEK Mandalika serta kesiapan infrastruktur lainnya.

Faozal menargetkan izin operasional Pelabuhan Mandalika bisa diperoleh sebelum gelaran MotoGP Mandalika pada awal Oktober mendatang. “Ini yang sedang kami perjuangkan,” katanya.

Selain Pelabuhan Kuta, Mandalika, Pemprov NTB juga akan menata Pelabuhan Senggigi. Faozal menegaskan jalur ini harus dimaksimalkan. Saat ini, fasilitas yang terbatas membuat hanya dua kapal cepat berukuran kecil beroperasi setiap hari. “Situasi ini harus ditingkatkan,” kata mantan Kepala Dispar NTB itu.

Dishub NTB akan berkoordinasi dengan KSOP Pemenang dan Navigasi Benoa, Bali, untuk memastikan aspek keselamatan pelayaran. Keberadaan dua pelabuhan ini diharapkan mempermudah akses wisatawan dari Bali ke Kuta, Mandalika, dan Senggigi, Lombok Barat.

Selain itu, pelabuhan ini dapat menghubungkan destinasi wisata lain, seperti Pantai Pink di Lombok Timur, Pulau Moyo di Sumbawa, dan Satonda di Dompu. “Ini bisa menjadi alternatif transportasi bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Bumi Gora dengan cara berbeda. Kami juga sudah berkomunikasi dengan masing-masing kadishub agar rencana ini segera terealisasi,” pungkasnya.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan percepatan pembangunan harus dilakukan untuk mendukung kemajuan daerah. “Setiap tahun ada kemajuan yang kita capai. Namun, dibandingkan jumlah persoalan yang dihadapi, kita membutuhkan kemajuan yang jauh lebih cepat. Jadi, kemajuan saja tidak cukup, yang kita butuhkan adalah kemajuan yang lebih cepat,” tandasnya. (yun/r7)

Editor : Rury Anjas Andita
#Senggigi #kemajuan #Mandalika #pelabuhan #perizinan #fasilitas