LombokPost – Bupati Lombok Barat H Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bertemu Gubernur NTB H Lalu Muhamad Iqbal di ruang kerja Gubernur NTB, Rabu (9/4).
“Kami menyelaraskan program antara pemerintah kabupaten dan provinsi,” terang Bupati LAZ.
Ada dua hal utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Pertama, penataan kawasan pariwisata Senggigi.
“Kawasan ini kan sudah lama menjadi destinasi wisata, kita mohon kolaborasinya dengan pemerintah provinsi,” tegasnya.
Pemprov NTB melalui Dinas Pariwisata telah memulai revitalisasi Pasar Seni Senggigi. Aset milik pemprov ini kini disulap menjadi pusat pertunjukan seni dengan dibangunnya amfiteater sebagai ruang terbuka untuk menampilkan kesenian daerah. Sejumlah event juga telah disiapkan untuk digelar di kawasan Senggigi.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Lombok Barat fokus menata Pelabuhan Senggigi, khususnya perbaikan dermaga sebagai tempat sandar kapal dan turun naik penumpang.
“Kalau tidak ada gangguan, bulan depan kita sudah mulai tender. Kita siapkan anggaran Rp 14 miliar, kita utamakan dermaga dulu karena sekarang kapal cepat susah nyandar, ini jadi kendala,” tegas LAZ.
Ia menyadari, pelabuhan ini menjadi pintu masuk utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menikmati keindahan Senggigi.
“Dengan perbaikan ini, kita berharap semakin banyak wisatawan datang. Dan dengan kedekatan pemprov ke pemerintah pusat, akan lebih banyak lagi izin-izin kapal yang bisa berlabuh ke Senggigi,” jelasnya.
Hal lain yang dibahas adalah pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok. Pemkab berharap kawasan TPA bisa diperluas, sementara pengelolaannya dilakukan oleh investor.
“Kita perluasan lahan sambil Pak Gubernur juga mencari investor untuk mengelola TPA itu agar berjalan dengan baik. Karena kalau berbicara sampah, kalau semua orientasinya buang ke TPA, nggak akan cukup. Jadi harus kita bahas bersama,” kata LAZ. (yun/r7)
Editor : Prihadi Zoldic