LombokPost-UPT Asrama Haji NTB siap menyambut calon jamaah haji (CJH) Embarkasi Lombok. Berbagai persiapan telah dilakukan secara maksimal. Untuk kebutuhan itu, disiapkan 145 kamar dengan kapasitas total 544 tempat tidur.
“Persiapan sudah nyaris 100 persen. Tinggal pembenahan sedikit-sedikit,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala UPT Asrama Haji NTB Wardatul Jannah kepada Lombok Post, Rabu (23/4).
Ia menjelaskan, kamar yang disiapkan telah sesuai standar. Dari 145 kamar, sebanyak 108 unit memiliki empat tempat tidur, sementara 37 kamar lainnya masing-masing memiliki dua tempat tidur. “Dengan jumlah ini, sudah lebih dari cukup untuk menampung 393 jemaah setiap hari,” ujarnya.
Pengelola UPT Asrama Haji juga telah menyiapkan tata letak kamar, terutama bagi jamaah lanjut usia (lansia) yang membutuhkan perlakuan khusus, seperti penggunaan kursi roda. Lansia diutamakan menempati kamar di lantai satu untuk memudahkan mobilitas. “Ini bentuk pelayanan yang ramah lansia dan disabilitas,” paparnya.
Agar aktivitas CJH berjalan kondusif selama di asrama, UPT menyiagakan 84 petugas. Mulai dari sekuriti, petugas kamar, kebersihan, petugas aula, hingga porter pengangkut barang.
Menurut Wardatul, area asrama harus steril dari kerabat pengantar. Mereka hanya diizinkan mengantar hingga gerbang. Dengan begitu, kondisi asrama tetap tertib.
Di halaman masjid akan didirikan tenda. CJH bisa bertemu keluarga hanya untuk keperluan mendesak, misalnya mengambil barang yang tertinggal. “Pertemuan ini pun nggak lama. Setelah itu mereka (kerabat CJH, Red) keluar lagi. Karena bagian dalam asrama harus steril,” tandasnya.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag NTB Zamroni Aziz mengatakan, persiapan teknis penyambutan CJH hampir rampung. Terakhir, pelantikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Lombok telah dilakukan Selasa lalu (22/4). Total ada 83 petugas dari 10 kabupaten/kota yang dilantik. Mereka akan mendampingi 4.499 CJH yang tergabung dalam 12 kloter.
“Persiapan akan mencapai 100 persen sebelum CJH masuk Asrama Haji tanggal 1 Mei nanti,” papar Zamroni.
Kemenag juga melakukan sejumlah perbaikan layanan, termasuk menyiapkan siaran langsung (live streaming) aktivitas CJH, mulai dari kedatangan di asrama hingga pemberangkatan ke bandara. “Agar ini bisa disaksikan oleh seluruh masyarakat NTB,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag NTB Lalu Muhammad Amin meminta dinas kesehatan (Dinkes) kabupaten/kota, mempercepat pelaksanaan vaksinasi CJH. Sebab, jamaah akan segera masuk asrama secara bertahap sebelum diterbangkan ke Tanah Suci.
“Sampai sekarang masih ada kegiatan vaksinasi. Kami minta supaya dikebut di seluruh puskesmas mengingat kloter pertama akan segera masuk asrama haji,” jelas Amin. (mar/r7)
Editor : Pujo Nugroho