Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gandeng LPPI, Proses Seleksi Direksi Bank NTB Syariah Dipastikan Transparan

Nurul Hidayati • Jumat, 25 April 2025 | 11:51 WIB

 

BUKA SELEKSI: Tim pansel Bank NTB Syariah saat menginformasikan pembukaan seleksi jabatan Bank NTB Syariah di Mataram, Kamis (24/4).
BUKA SELEKSI: Tim pansel Bank NTB Syariah saat menginformasikan pembukaan seleksi jabatan Bank NTB Syariah di Mataram, Kamis (24/4).
 

LombokPost-Panitia Seleksi (Pansel) Bank NTB Syariah serius mencari talenta terbaik untuk mengisi jajaran direksi, komisaris, dan dewan pengawas.

Dalam seleksi ini, dibutuhkan lima direksi, lima komisaris, dan tiga dewan pengawas.

Untuk posisi direksi, Pansel akan memilih 25 calon, yang terdiri dari lima besar calon direksi, untuk diusulkan ke pemegang saham pengendali (PSP).

Selanjutnya, mereka akan mengikuti fit and proper test oleh OJK setelah RUPS.

PSP menunjukkan komitmennya dalam menjaga profesionalisme dan transparansi seleksi dengan menggandeng Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) sebagai pihak eksternal yang kompeten.

Proses seleksi diharapkan selesai pada 28 Juni 2025, meskipun kelancaran fit and proper test oleh OJK akan menjadi faktor penentu.

Ketua Pansel Bank NTB Syariah Wirajaya Kusuma dan Sekretaris Pansel Prof Ridwan Mas'ud menyampaikan informasi ini dalam konferensi pers, Kamis (24/4).

Keduanya menjelaskan bahwa keterlibatan LPPI diharapkan memastikan objektivitas dan kualitas seleksi.

"Kami sangat antusias bekerja sama dengan LPPI yang memiliki reputasi dan keahlian di bidang pengembangan sumber daya manusia perbankan," ujar Wirajaya.

Pansel juga menegaskan tidak ada batasan usia bagi calon peserta seleksi.

Kebijakan ini diambil untuk menjaring kandidat terbaik berdasarkan kualifikasi dan pengalaman, tanpa diskriminasi usia.

Pendaftarannya sendiri dibuka 24-30 April.

"Kami percaya pengalaman dan kematangan profesional tidak selalu berbanding lurus dengan usia," katanya.

Photo
Photo

Faktor terpenting adalah rekam jejak, pemahaman tentang perbankan syariah, serta kemampuan membawa inovasi dan pertumbuhan bagi Bank NTB Syariah.

Dengan menggandeng LPPI dan menetapkan target waktu yang jelas, pansel menunjukkan komitmen untuk menjalankan seleksi secara transparan dan profesional.

Seluruh pihak berharap proses ini berjalan lancar, dan Bank NTB Syariah segera memiliki jajaran direksi baru yang solid dan kompeten untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Sekretaris Tim Pansel Bank NTB Syariah Prof Ridwan Mas'ud menjelaskan, tahapan seleksi yang melibatkan LPPI.

"Seleksi meliputi beberapa tahapan ketat, termasuk seleksi administrasi, tes potensi akademik, asesmen kompetensi oleh LPPI, wawancara Pansel, hingga fit and proper test oleh OJK," ujarnya.

Prof Ridwan juga menyoroti keberhasilan mencapai target waktu 28 Juni 2025 sangat bergantung pada respons dan jadwal dari OJK.

"Jika calon yang kami ajukan tidak memerlukan asesmen mendalam dari OJK, prosesnya akan lebih cepat. Namun, jika sebaliknya, penyesuaian waktu mungkin diperlukan," imbuhnya. (nur/r7)

Editor : Kimda Farida
#Reputasi #LPPI #komisaris #perbankan syariah #dewan pengawas #Bank NTB Syariah #direksi