Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

NTB Diproyeksikan Jadi Sentra Produksi Garam Nasional, Penuhi Pasokan ke Seluruh Indonesia

Qiara Marwah • Senin, 5 Mei 2025 | 06:15 WIB
NTB diproyeksikan sebabagai calon sentra produksi garam nasional
NTB diproyeksikan sebabagai calon sentra produksi garam nasional

LombokPost - Nusa Tenggara Barat (NTB) diproyeksikan menjadi sentra produksi garam nasional.

Peluang tersebut terbuka setelah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membidik NTB sebagai calon sentra produksi garam nasional.

NTB diyakini memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat menjadi sentra produksi garam nasional.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP Koswara sudah melakukan peninjauan ke beberapa lokasi di NTB.

Lokasi-lokasi tersebut dinilai sangat potensial untuk menjadi sentra garam di NTB.

Menurut Koswara NTB memiliki lahan yang sangat luas dan potensi kualitas produksi yang tinggi.

Tak hanya itu masyarakat NTB juga memiliki komitmen untuk mendukung swasembada garam.

Kementerian Kelautan dan Perikanan tengah menyiapkan langkah untuk menyukseskan program swasembada garam.

Saat ini Indonesia masih kekurangan produksi garam sehingga harus mengimpor pasokan garam.

KKP menargetkan membangun 1.000 hektar sentra produksi garam nasional.

Untuk itu, KKP berencana menunjuk NTB sebagai model sentra produksi garam nasional.

Baca Juga: Cuaca Buruk, Petani Garam Lombok Timur Libur Produksi

Sudah ada 4 lokasi desa di NTB yang telah ditinjau untuk menjadi sentra produksi garam nasional.

Tiga lokasi berada di Kabupaten Sumbawa sementara satu lokasi lainnya berada di Kabupaten Bima.

Tiga lokasi di Kabupaten Sumbawa berada di Desa Labuhan Bontong di Kecamatan Tarano, Desa Sepayung di Kecamatan Plampang dan Desa Plampang di Kecamatan Plampang.

Desa Donggobolo di Kecamatan Woha , Kabupaten Bima juga telah ditinjau sebagai calon sentra produksi garam nasional.

Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot mengatakan Kabupaten Sumbawa siap menjadi contoh sentra produksi garam nasional.

Indonesia masih kekurangan pasokan garam nasional.

Industri aneka pangan masih kekurangan 600 ribu ton garam sementara industri kimia kekurangan 2,3 juta ton garam.

Untuk memenuhi pasokan garam nasional, KKP akan melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah termasuk berencana bekerjasama dengan NTB.***

Editor : Fratama P.
#Kementerian Kelautan dan Perikanan #Sumbawa #NTB #garam