LombokPost - Nusa Tenggara Barat (NTB) rupanya memiliki indeks perceraian yang cukup tinggi dan menghasilkan janda dan duda.
Beberapa janda dan duda justru dari kalangan anak di bawah umur yang belum memasuki usia pernikahan di seluruh NTB.
Saat ini, NTB menjadi salah satu daerah yang memiliki jumlah janda dan duda yang cukup banyak.
Banyaknya janda dan duda tentu saja sedikit tidak berpengaruh pada tingkat perekonomian yang ada di daerah NTB.
Ada beberapa hal yang mempengaruhi banyaknya janda dan duda di NTB, salah satunya karena umur yang muda dan juga faktor ekonomi.
Faktor ekonomi menjadi penyebab terbesar banyaknya pasangan di NTB memilih untuk menjadi duda atau janda.
Status janda atau duda yang kini banyak di daerah NTB juga bukan karena perceraian, melainkan saat ditinggal pasangan sebagai TKI/TKW.
Di beberapa daerah di NTB juga mencatat jumlah perceraian hingga ribuan yang berakhir meningkatnya status janda dan duda.
Meski begitu, menjadi janda atau duda tentunya bukan keinginan siapapun termasuk para pasangan di NTB.
Berikut beberapa daerah di NTB yang memiliki jumlah duda dan janda terbanyak berdasarkan data BPS di tahun 2024.
1. Lombok Barat
Di NTB, daerah pertama dengan memiliki janda atau duda tertinggi dipegang oleh Lombok Barat.
Bahkan untuk kasus perceraian yang ada di daerah ini memiliki tingkat yang cukup tinggi sepanjang tahun 2024 ini.
Berdasarkan data dari BPS NTB, jumlah janda dan duda yang ada di Kabupaten ini mencapai 1.278 per tahun 2024 saja.
2. Lombok Tengah
Pada rentang waktu hingga Maret 2024, jumlah populasi janda dan duda yang ada di Lombok Tengah NTB meningkat menjadi 1.036 jiwa.
Jumlah ini menunjukkan peningkatan dari jumlah janda dan duda di tahun 2023 dan menjadikan daerah ketiga di NTB tertinggi.
3. Lombok Timur
Lombok Timur menjadi salah satu daerah di NTB dengan kasus perceraian tertinggi di tahun 2024 hingga memiliki jumlah janda dan duda mencapai 1.119.
4. Sumbawa
Di Sumbawa juga memiliki kasus perceraian dengan jumlah janda dan duda yang cukup banyak di NTB sepanjang tahun 2024.
Pada data yang tercatat di BPS, jumlah janda dan duda yang ada di Sumbawa NTB tercatat sebanyak 822 orang.
5. Dompu
Daerah di NTB yang berada pada level tengah jumlah janda dan duda dipegang oleh Dompu.
Pada tahun 2024, Dompu tercatat memiliki jumlah janda dan duda sebanyak 606 orang dan berada di tahap menengah di NTB.
6. Bima
Bima berada di urutan tengah di atas Dompu dengan jumlah janda dan duda yang cukup sedikit dibanding daerah lain di NTB.
Saat ini, tercatat jumlah janda dan duda yang berada di wilayah ini sebesar 743 orang sesuai jumlah yang ditampilkan di BPS.
7. Sumbawa Barat
Salah satu daerah di NTB dengan jumlah janda dan duda yang paling sedikit dipegang oleh Sumbawa Barat.
Sumbawa Barat menjadi wilayah di NTB yang memiliki jumlah janda dan duda hanya sebanyak 258 orang saja.
8. Lombok Utara
Lombok Utara sudah terkenal menjadi daerah di NTB penghasil janda dan duda terbanyak selama ini.
Hal ini lantaran daerah ini terkenal dengan kasus perkawinan anak yang masih terus berjalan hingga saat ini.
Hingga tahun 2024 kemarin, Lombok Utara memiliki jumlah janda dan duda sebanyak 12.484 orang dan terbanyak di NTB.
Meski begitu, untuk tahun 2024 sendiri belum ada daftar angka pasti jumlah data janda dan duda karena tidak tertulis dalam BPS NTB.
9. Kota Mataram
Kota Mataram menjadi salah satu daerah di NTB dengan persentase jumlah janda dan duda di tahun 2024 sedikit.
Setelah Sumbawa Barat, Mataram menjadi daerah NTB memiliki jumlah janda dan duda yang sedikit yaitu sebanyak 480 orang.
10. Kota Bima
Kota Bima rupanya menjadi penyumbang janda dan duda terbanyak di NTB pada tahun 2024, yaitu sebanyak 1.075 orang.
Itulah beberapa daftar jumlah janda dan duda yang tersebar di berbagai daerah NTB untuk tahun 2024.
Untuk angka yang lebih akurat jumlah janda dan duda di NTB bisa dilihat langsung melalui BPS Kabupaten atau Kota.***
Editor : Fratama P.