Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ali BD Sarankan Provinsi Pulau Sumbawa Menjadi Provinsi Kepulauan Sumbawa, Begini Penjelasannya

Lalu Mohammad Zaenudin • Sabtu, 24 Mei 2025 | 17:08 WIB
SAMPAKAN SARAN: Ali BD Sarankan Provinsi Pulau Sumbawa Menjadi Provinsi Kepulauan Sumbawa.
SAMPAKAN SARAN: Ali BD Sarankan Provinsi Pulau Sumbawa Menjadi Provinsi Kepulauan Sumbawa.

LombokPost – Mantan Bupati Lombok Timur dan tokoh berpengaruh Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Ali Bin Dachlan (Ali BD), kembali menyuarakan pentingnya pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa (PPS).

Wacana ini bukan hal baru, namun kali ini Ali BD mengusulkan nama yang lebih merepresentasikan karakter wilayah tersebut: Provinsi Kepulauan Sumbawa.

Ali tidak secara eksplisit membuat singkatan untuk nama baru yang diusulkannya. Namun tentu jika ide ini disetujui narasi PPS yang selama ini dibumikan, berubah.

"Provinsi P. Sumbawa dapat juga diberi nama Provinsi Kepulauan Sumbawa karena banyak pulau-pulau yang mengelilinginya,” tulis Ali BD dalam unggahan di media sosial, seperti yang dipantau Lombok Post, Sabtu (24/5/2025).

 

 

Provinsi Kepulauan Sumbawa: Luas Wilayah dan Potensi Tak Kalah dari Kepri

Menurut Ali BD, dari sisi geografis dan administratif, Provinsi Kepulauan Sumbawa sangat layak dimekarkan. Ia menekankan bahwa wilayah ini terdiri dari pulau-pulau penting seperti Kenawa, Bedil, Moyo, Satonda, Sangiang, Kambing, Ular, Nyamuk, hingga Bungin—pulau yang dikenal sebagai salah satu terpadat di dunia.

Ali BD menyebut, dari sisi luasan, Provinsi Kepulauan Sumbawa mencapai 16.000 km², atau lebih dari dua kali lipat luas Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang hanya 8.000 km².

“Luas Provinsi Sumbawa 16.000 km persegi, dua kali lipat lebih luas dari Provinsi Kepulauan Riau,” tegasnya.

 

Dukungan Pemekaran Sumbawa dari Sisi Demografi

Tak hanya dari sisi luas, Ali BD juga menyoroti faktor demografi. Menurutnya, jumlah penduduk calon Provinsi Kepulauan Sumbawa lebih besar dibanding Kepri, sehingga peluang untuk berkembang sebagai provinsi baru sangat terbuka lebar.

“Jadi akan sangat cepat berkembang jika menjadi provinsi,” tambahnya.

 

Pemekaran Sumbawa Harus Didukung, Bukan Dihambat

Dalam pernyataannya, Ali BD mengkritik sikap pemerintah pusat yang dinilainya terlalu berhati-hati, bahkan cenderung menghambat aspirasi daerah. Ia menegaskan bahwa jika semua aspek kelayakan telah terpenuhi, pembentukan Provinsi Kepulauan Sumbawa tidak seharusnya dihalangi.

"Pemerintah tidak dibenarkan jika menghalang-halangi P. Sumbawa Kepulauan sebagai sebuah provinsi,” ujarnya dengan tegas.

 

Wacana Pemekaran Provinsi Kepulauan Sumbawa Sudah Berlangsung Lama

Wacana pemekaran Sumbawa menjadi provinsi baru sudah bergulir lebih dari satu dekade. Namun hingga kini, pembentukan Provinsi Kepulauan Sumbawa belum terealisasi karena faktor administratif dan pertimbangan politik di tingkat pusat.

Meski begitu, dorongan dari tokoh-tokoh lokal seperti Ali BD terus menjaga agar aspirasi ini tetap hidup. Dengan potensi wilayah, jumlah penduduk, dan kekayaan budaya yang dimiliki, Provinsi Kepulauan Sumbawa dinilai pantas masuk prioritas dalam agenda pemekaran wilayah nasional.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#aspirasi provinsi sumbawa #pemekaran sumbawa #pembentukan provinsi baru #pemekaran provinsi NTB