Gubernur NTB Lalu Iqbal Kunjungi Desa Ungga: Dengarkan Langsung Suara Penenun dan Warga Pedalaman Lombok Tengah
LombokPost – Dalam agenda kunjungan Gubernur NTB ke desa, Lalu Muhamad Iqbal mendatangi Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, untuk menyapa langsung warga desa pedalaman NTB yang menggantungkan hidup dari tenun songket Sasak.
Kedatangan Gubernur NTB Lalu Iqbal disambut dengan haru dan antusias tinggi oleh warga yang selama ini merasa terpinggirkan.
Gubernur NTB Lalu Iqbal Turun ke Desa: Warga Terharu, Penenun Bercerita
Kehadiran Gubernur NTB Lalu Iqbal di Desa Ungga Lombok Tengah membawa angin segar bagi masyarakat setempat. Dalam dialog yang penuh kehangatan, para ibu penenun menceritakan langsung kehidupan mereka sebagai pengrajin tenun NTB, yang meski penuh ketekunan, belum menjanjikan kesejahteraan.
“Selama 15 hari menenun, baru dapat dibayar Rp100 ribu. Kadang belum jadi kainnya, sudah habis (upahnya) untuk makan dan minum,” ujar salah satu ibu penenun yang mengenakan baju lambung khas suku Sasak.
Dalam momen tersebut, Gubernur NTB Lalu Iqbal menanyakan harga hasil tenunan dan mencoba menghitung penghasilan bersih para pengrajin tenun NTB. Ia terkejut karena dari kerja selama dua minggu, keuntungan bersih para penenun hanya berkisar Rp60 ribu hingga Rp160 ribu.
Baca Juga: Iqbal-Dinda Libatkan Kelompok Rentan dalam Perencanaan Pembangunan
Tenun Songket Sasak Jadi Identitas, Tapi Belum Menyejahterakan
Kisah para pengrajin tenun NTB ini membuka mata banyak pihak bahwa tenun songket Sasak—warisan budaya yang membanggakan—masih belum menjadi sumber penghidupan yang layak. Melalui kunjungan Gubernur NTB ke desa, Lalu Iqbal berkomitmen mencari cara untuk meningkatkan kesejahteraan penenun di NTB secara nyata.
Candaan Gubernur NTB di Tengah Kunjungan Bikin Suasana Cair
Dalam suasana yang akrab, sempat terjadi momen unik saat para ibu berbincang dengan Gubernur NTB Lalu Iqbal dengan bahasa halus. Iqbal dengan takzim bilang, “Seharusnya saya yang yang pakai bahasa halus saya kan lebih kecil," Gelak tawa pun pecah, mencairkan suasana kunjungan Gubernur NTB ke desa yang awalnya canggung.
Kunjungan Gubernur NTB Lalu Iqbal Tak Sekadar Seremonial
Iqbal menegaskan bahwa kunjungan Gubernur NTB ke desa ini bukan hanya untuk menyapa, tetapi juga untuk bekerja. Ia ingin melihat langsung rumah warga, dapur, dan fasilitas MCK, serta memastikan intervensi bisa dilakukan tepat sasaran. Ia membawa sejumlah kepala dinas, serta relawan-relawan muda untuk membantu warga membersihkan lingkungan sebagai bagian dari pemberdayaan desa pedalaman NTB.
“Rumah tak harus besar, yang penting bersih,” ucapnya.
Komitmen Perbaikan Infrastruktur: Satu Bulan Harus Tuntas
Selain menyerap aspirasi, Gubernur NTB Lalu Iqbal juga meninjau infrastruktur rusak di Desa Ungga Lombok Tengah, dan berjanji akan memperbaikinya dalam waktu satu bulan. Komitmen ini menunjukkan bahwa kesejahteraan penenun di NTB dan perbaikan desa tidak akan hanya berhenti di janji.
“Kedatangan saya bukan hanya untuk menyapa, tapi juga untuk bekerja,” tegasnya.
Desa Ungga, Simbol Desa yang Perlu Dengar dan Tindak Nyata
Gubernur NTB Lalu Iqbal jadi yang pertama kunjungi Desa Ungga Lombok Tengah. Dialog langsung dengan pengrajin tenun NTB ungkap realita ekonomi.
Tenun songket Sasak belum memberikan kehidupan layak. Pemberdayaan desa pedalaman NTB harus ditopang oleh aksi nyata.
Kesejahteraan penenun di NTB jadi agenda prioritas. Kunjungan Gubernur NTB ke desa membangun kepercayaan dan harapan warga.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin