Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Miq Gite Tunas Pamit, Undur Diri Dari Jabatan Sekda dan Memilih Mengabdi di IPDN

Rosmayanthi • Rabu, 25 Juni 2025 | 09:26 WIB

Drs H Lalu Gita Ariadi akhirnya tunas pamit (ijin pamit) dari jabatan Sekda Provinsi NTB untuk menjadi pengajar di IPDN.
Drs H Lalu Gita Ariadi akhirnya tunas pamit (ijin pamit) dari jabatan Sekda Provinsi NTB untuk menjadi pengajar di IPDN.
LombokPost - Drs H Lalu Gita Ariadi akhirnya tunas pamit (ijin pamit) dari jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selasa 24 Juni 2025 pukul 16.30, Miq Gite, sapaan akrab Lalu Gita Ariadi, dilantik oleh Sekjen Kemendagri, Komjen Pol Tomsi Tohir di Gedung F lantai 3 sebagai Pejabat Fungsional Dosen IPDN. 

Dengan dilantiknya Miq Gita, otomatis dirinya harus mengundurkan diri sebagai Sekda Provinsi NTB, karena adanya larangan merangkap jabatan.

Miq Gite memang mengajukan surat permohonan sebagai Pejabat Fungsional Dosen IPDN ke Mendagri ke Gubernur pada tanggal 22 April 2025. 

Mendagri pun telah menjawab melalui Surat Gubernur tanggal 24 April 2025 yang menyetujui perpindahan Miq Gita menjadi jafung dosen IPDN. 

Surat persetujuan Gubernur ini, menjadi bahan BKN memproses mutasi hingga keluar persetujuan BKN tanggal 1 Juni 2025 tentang alih status kepegawaian menjadi jafung dosen IPDN.

Persetujuan BKN ini menjadi dasar Biro kepegawaian Kemendagri dan IPDN memproses hal-hal tehnis alih tugas sbg jafung dosen seperti penentuan PAK, penempatan dll untuk Miq Gite.

"Tiada jalan tiada berujung. Tidak ada pesta yang tidak usai. Semuanya, ada awal ada akhir. Everything will be end," tulis Miq Gita dalam surat tunas pamit yang dikirim melalui pesan what's up (WA) ke beberapa pimpinan media.

Dalam pesan WA berantai tersebut, Miq Gita juga menyampaikan pengundurdiriannya sebagai Sekda Provinsi NTB.

Miq Gite.merasa bersyukur selama 35 tahun sudah bisa mengabdikan diri sebagai pamong. Mengawal jalannya pemerintahan di NTB dan kini harus melanjutkan pengabdian dan terus berkarya ditengah masyarakat melalui Sekolah Pendidikan IPDN.

"Panjang berjalan banyak dilihat. Panjang usia banyak dirasa. Rezim datang dan pergi. Ikut berbhakti menghiasi setiap dimensi ruang dan waktu dengan torehan kenangan dan prestasi," tulis Miq Gite berpantun mengungkapkan apa yang dia rasakan selama mengabdi di Pemprov NTB.

Miq Gite juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada kepada sejumlah tokoh besar yang menurutnya telah banyak membantunya dalam sukses menekuni profesi di birokrasi.

Diantaranya H. Jakub Koeswara, Mayjen Drs. H. Warsito SH MSi, Drs. H. Harun Al Rasyid MSi, Drs HL Azhar, Drs HL Serinata dan Drs. HB Thamrin Rayes, TGB Dr. TGHM Zainul Majdi - Ir. H Badrul Munir, TGB Dr. TGHM Zainul Majdi - H. Muhammad Amin SH MH, Dr H. Zulkieflimansyah - Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

"Sangat berterima kasih karena telah memberi kepercayaan tugas dan jabatan sebagai konseptor pidato, juru bicara gubernur, sekban Bappeda, kadis Pariwisata, Assisten Ekbang, komisaris PT ITDC Kadis DPMPTSP hingga ke puncak karier jabatan tertinggi ASN di daerah sebagai Sekda Provinsi NTB," sebut Gita Ariadi.

Tak lupa Miq Gita juga menyanpaikan terima kasih kepada Presiden RI Bapak Ir H. Joko Widodo, Wapes RI Prof Dr KH Ma'ruf Amin, Mendagri - Bapak Prof. Drs. Jenderal ( pol-purn ) H. Muhammad Tito Karnavian MA Phd, Bapak Gubernur Dr.HL Muhamad Iqbal - ibu Wagub Hj Indah Dhamayanti Putri SE MIP atas kepercayaan yang diberikan selama ini, terutama dalam mengawal transisi politik di daerah sebagai Penjabat Gubernur NTB selama 9 bulan 5 hari dan kembali sebagai Sekda mengawal transisi administrasi di pemprov NTB ( 24 juni 2024 - 24 juni 2025 ). 

"Semuanya adalah kepercayaan dan amanah luar biasa yg bagaimanapun menjadi kenangan hidup tak terlupakan," tulis Miq Gite.

Mantan Plt Gubernur NTB itu juga menyampaikan terima kasih kepada senior-seniornya, para sekda NTB seperti H. Nanang Samodra, H. Abdul malik, H. Muhammad Nur ( almarhum ) dan Kak Ros yang banyak memberi motivasi, inspirasi dan transformasi pengalaman.

"Terimakasih dan rasa bangga harus juga saya sampaikan kepada teman-teman semua para staff ahli gubernur, assisten, kaban, kadis, kasat, kalak, karo, direktur, pejabat struktural, pejabat fungsional, staff, Herman dan Parhan 2 sopir tangguh yang siang malam setia lebih dari 12 tahun mengantar melaksanakan tugas. Semuanya selama ini telah dengan sungguh-sungguh sangat membantu tugas saya sebagai Sekda Provinsi NTB selama 5 tahun 6 bulan 7 hari. Saya doa kan semua teman2 tetap diberikan kekuatan, kian berprestasi dan sukses meniti karier tanpa ada aral rintangan yg berarti," tulis panjang Miq Gite.

Dia yakin yakin dan percaya, semua kader-kader pelanjut memiliki potensi yang luar biasa dan mumpuni menjawab tantangan tugas yang kian kompleks.

Miq Gite juga memohon maaf kepada semua pihak bila ada salah khilaf baik dalam hubungan kedinasan maupun sillaturrahmi selama ini.

"Ragukan mentari terbit dari timur. Ragukan bulan bersinar terang di gelapnya malam. Tapi jangan ragukan cinta dan perhatian saya kepada daerah dan teman2 semua. Insyaallah saya akan terus peduli, ikut terpanggil, ingin terus berkontribusi dan akan setia mendedikasikan diri mendukung suksesnya penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan sosial kemasyarakatan di Bumi Gora NTB di masa2 yang akan datang sebagai sumpah Satya Bhakti Praja hingga akhir menutup mata," tulis puitis Miq Gite lagi.

Pria asal Puyung Lombok Tengah ini juga sangat yakin, percaya dan tetap optimis dibawah kepemimpinan Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur nanti akan mampu membawa kesuksesan dan kebanggaan menuju NTB Makmur Mendunia.

Miq Gite juga memohon maaf kepada semua pihak bila ada salah khilaf baik dalam hubungan kedinasan maupun sillaturrahmi selama ini.
Miq Gite juga memohon maaf kepada semua pihak bila ada salah khilaf baik dalam hubungan kedinasan maupun sillaturrahmi selama ini.

Tak lupa diujung tulisan Miq Gite mencantumkan sebuah bait puisi panjang yang menjadi ciri khasnya.

Pahit manis Perjalanan 35 tahun pengabdian ini, saya jalani laksana menikmati syahdunya sepenggal lawas sasak. Lalo ngaro tengak bangket bawak gunung...

Denden sampi ponggok gau bebarengan...

Uah galeng mentelah momot pete balung...

Inggas ngaro tarik mangan bebarengan......

Inggih, wantah sampun niki atur tyang. Mun berugak bale balaq.

Piak lante sik penjalin.

Lamun araq dose salak 

Tunas maaf lahir dan bathin.

Tyang tunas pamit.

Semoga kita selalu dalam bimbingan, pertolongan dan lindungan Allah SWT. Alfatehah. Aamiin YRA.

Salam Hormat penuh syukur, ikhlas dan bahagia

Lalu Gita Ariadi.

Editor : Siti Aeny Maryam
#tunas pamit #Miq Gite #Sekda #ipdn #pemprov #NTB