Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Meet and Greet Emil Audero di Lombok Tengah, Ratusan Jersey hingga Sepatu Tak Luput dari Tanda Tangan Emil

Lestari Dewi • Rabu, 25 Juni 2025 | 17:09 WIB
Emil Audero Mulyadi pemain timnas Indonesia menandatangani ratusan jersey hingga sepatu milik penggemarnya saat berkunjung menyaksikan pertandingan bola di Lapangan Jontlak, Lombok Tengah
Emil Audero Mulyadi pemain timnas Indonesia menandatangani ratusan jersey hingga sepatu milik penggemarnya saat berkunjung menyaksikan pertandingan bola di Lapangan Jontlak, Lombok Tengah

Berlibur ke kampung halaman, pemain Tim Nasional Indonesia Emil Audero Mulyadi menyempatkan waktunya menyaksikan pertandingan sepak bola di Lombok Tengah. Kehadiran Emil bersama keluarga sontak menjadi pusat perhatian masyarakat.

----

AWAN mendung menyelimuti langit Kota Praya, menyisakan sedikit sinar Mentari yang hendak kembali keperaduannya. Menambah hawa dingin hingga 26 derajat Celcius.

Lapangan Jontlak di Praya Tengah mendadak ramai oleh puluhan pemain sepak bola cilik. Mereka hendak mengikuti perlombaan sepak bola Liga Remaja Askab Usia Dini U-13 yang digelar KONI Lombok Tengah.

Dari balik panggung terpasang spanduk berukuran besar, semua mata tertuju pada salah satu wajah tampan yang terpampang di pojok kanan bawah spanduk. Bertuliskan Meet and Greet Pemain Timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi. Adalah pemain bola yang memiliki darah Indonesia-Italia yang kini sedang berlibur ke kampung halaman di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Benar saja, di sela-sela perlombaan sepak bola itu, Emil Audero Mulyadi salah satu penjaga gawang timnas ini benar-benar datang berkunjung menyaksikan lomba sepak bola di lapangan tersebut.

Emil datang bersama rombongan keluarga dari Italia, tampak hadir ayahnya Edi Mulyadi, ibunya Antonella Audero, kakak perempuan Emil, Elena Audero, sang buah hati Niccolo hingga paman serta bibi Emil dari Praya.

Kedatangan Emil Audero langsung disambut oleh ratusan warga setempat yang hendak menyaksikan perlombaan sepak bola, terutama anak-anak. Desak-desakan tak terelakan dari awal penyambutan Emil Audero dari pintu gerbang lapangan hingga menuju deretan kursi di bawah tenda. Membuat petugas keamanan harus bekerja ekstra mensterilkan sekitar area tenda.

Di sana tampak Bupati Loteng HL Pathul Bahri sudah menanti kedatangan Emil Audero beserta keluarga. Menyambut hangat kedatangan pria kelahiran Kota Mataram 18 Januari 1987 tersebut. Hadir pula Ketua Umum KONI Loteng HL Firman Wijaya, Camat Praya Tengah.

Sejumlah momen istimewa menghiasi kehadiran Emil Audero. Tak sedikit pemain bola cilik meminta langsung kepada Emil untuk bersedia menandatangani pakaian miliknya. Bahkan ada pula yang meminta Emil menandatangani sepatu andalan para pemain bola tersebut. Tak ketinggalan masyarakat mengabadikan kehadiran Emil dengan merekam video dan meminta foto bersama Emil Audero.

Di atas panggung, secara resmi Bupati Loteng HL Pathul Bahri menyambut kedatangan Emil Audero sebagai bentuk dukungan keluarga besar masayarakat Loteng kepada timnas Indonesia. Menghadirkan Emil Audero dihadapan para pemain bola cilik ini diharapkan bisa menumbuhkan Emil-Emil yang lain dan bisa menjadi kebanggaan Tanah Air.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum KONI Loteng HL Firman Wijaya memberikan sebuah keris khas suku Sasak di Pulau Lombok kepada Emil Audero. Emil pun tampak senang dan bangga menerima cinderamata tersebut. Dia sesekali menunjukkan keris kepada khalayak ramai dan mengangkat keris ke langit.

Emil Audero Mulyadi (kaos oblong) pemain timnas Indonesia menerima keris sebagai cinderamata dari Ketua Umum KONI Loteng HL Firman Wijaya di Lapangan Jontlak, Praya Tengah, Selasa (24/6).
Emil Audero Mulyadi (kaos oblong) pemain timnas Indonesia menerima keris sebagai cinderamata dari Ketua Umum KONI Loteng HL Firman Wijaya di Lapangan Jontlak, Praya Tengah, Selasa (24/6).

Emil Audero pun menyempatkan diri menyampaikan kesan-kesannya dihadapan para penggemar. Diawali ucapan salam disambut pula dengan jawaban salam yang sangat riuh dari masyarakat.

Emil mengucapkan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat yang luar biasa diberikan padanya. Emil menganggap dirinya adalah warga Loteng, di mana dia lahir di Kota Mataram kemudian pernah tinggal di Praya.

“Betapa bahagianya saya bisa melihat semua orang di sini, merupakan suatu kebanggaan buat saya dan keluarga saya. Saya lahir di Kota Mataram dan semua keluarga saya berasa dari Kota Praya,” ucap Emil dengan senyum lesung pipinya.

Emil menuturkan, jika seseorang yakin dan senang dengan sepak bola maka suatu saat nanti pasti akan menjadi pesepakbola yang profesional. Dia percaya bahwa potensi sepak bola lokal, khususnya anak-anak di Praya ini bisa bersaing. Bahkan bisa menuju level dunia dengan catata pembinaannya benar-benar serius.

Bupati Loteng HL Pathul Bahri menyebutkan, kehadiran Emil Audero membuat semangat sepak bola semakin bergairah di daerah. Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk intens lakukan pembinaan agar kelak bisa menjadi pemain timnas yang tangguh.

“Saya, kita semua bersahabat dengan orang tua Emil Audero, disaat Indonesia membutuhkan pemain berasal dari Indonesia, kami pun berdiskusi dan mengajak agar Emil bermain di timnas. Kita berharap kedepannya bendera Merah Putih bisa berkibar dalam pentas Piala Dunia,” tutup bupati.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Lombok Tengah #Timnas Indonesia #Meet and Greet #emil audero #Bupati Lombok Tengah #Lalu Pathul Bahri