Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wamen Giring Ganesha Apresiasi NTB Dukung Globalisasi Budaya Lokal Lewat FORNAS

Yuyun Kutari • Selasa, 29 Juli 2025 | 06:15 WIB
Wamen Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo saat beraksi di Expo Dekranasda terpusat di halaman Lombok Epicentrum Mall, Mataram, Senin (28/7).
Wamen Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo saat beraksi di Expo Dekranasda terpusat di halaman Lombok Epicentrum Mall, Mataram, Senin (28/7).

Lombok Post - Wakil Menteri (Wamen) Kebudayaan Republik Indonesia Giring Ganesha Djumaryo menegaskan komitmen pemerintah dalam menjadikan kebudayaan sebagai wajah terdepan bangsa. Hal tersebut disampaikannya saat membuka seminar “Nilai Penting Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Bagi Anak” di Expo Dekranasda terpusat di halaman Lombok Epicentrum Mall, Mataram, Senin (28/7).

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025. Wamen Giring menyampaikan kekagumannya terhadap perkembangan pesat NTB di bawah kepemimpinan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, dan Ketua TP PKK NTB Sinta Agathia Iqbal.

“NTB akan mendunia dan semakin sejahtera, dan kami di Kementerian Kebudayaan sangat siap berkolaborasi,” terangnya.

Wamen Giring mengatakan pendirian Kementerian Kebudayaan sebagai entitas tersendiri yang disebutnya sebagai gagasan brilian dari Presiden Prabowo Subianto. Ini merupakan kali pertama dalam 79 tahun kemerdekaan Indonesia Kementerian Kebudayaan berdiri sebagai lembaga mandiri.

“Ini membuktikan bahwa Bapak Presiden adalah orang yang sangat mencintai kebudayaan dan menginginkan adanya kementerian yang 24 jam memikirkan kemajuan kebudayaan, memberikan perlindungan, kelestarian, kemanfaatan, dan pemberdayaan," jelasnya.

Presiden, lanjut Giring, berpesan agar kebudayaan menjadi etalase terdepan dari kemajuan bangsa. Karenanya mulai dari museum, galeri, festival budaya, sanggar tari, sanggar lukis, film, musik, harus menjadi etalase terdepan dari proses kemajuan dan perlindungan kebudayaan.

Tak lupa di kesempatan itu, ia berharap agenda FORNAS VIII Tahun 2025 di NTB yang menampilkan permainan tradisional dapat menjadi program tahunan yang lebih besar lagi di masa mendatang.

Ketua TP PKK NTB Sinta Agathia Iqbal menyambut baik perhatian Kementerian Kebudayaan terhadap NTB, khususnya dalam upaya pelestarian permainan tradisional anak-anak. "Kami ingin memang menghidupkan kembali sehingga pada saat FORNAS ini ada, maka kami merasa ini adalah waktu yang sangat tepat untuk kita memajukan kembali," ujarnya.

Sinta menambahkan pelestarian permainan tradisional dapat menjadi sarana efektif untuk menjawab tantangan sosial yang dihadapi generasi muda NTB saat ini.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Wamen Giring dan istri. "Apa yang sudah disampaikan Bapak dan Ibu tadi saya yakin akan juga memotivasi teman-teman pengrajin kita, dan juga kami memohon masukan dan arahan supaya kita dapat mengglobalkan sesuai dengan tagline NTB ke depan selama 5 tahun ke depan membawa NTB makmur di dunia, Insyaallah," pungkasnya optimis.

Editor : Redaksi Lombok Post
#kebudayaan #Fornas VIII 2025 #Gubernur NTB #NTB #Lalu Muhamad Iqbal