Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dishub NTB Siapkan Anggaran Rp 7 Miliar, Pasang 187 PJU Tenaga Surya untuk Cegah Destinasi Wisata Gelap Gulita

Yuyun Kutari • Selasa, 29 Juli 2025 | 09:38 WIB
KEBUTUHAN: Tiang PJU yang ada di salah satu ruas jalan di Kota Mataram.
KEBUTUHAN: Tiang PJU yang ada di salah satu ruas jalan di Kota Mataram.

Lombok Post - Dinas Perhubungan (Dishub) NTB tengah mempersiapkan 187 Penerangan Jalan Umum (PJU) baru dengan alokasi anggaran Rp 7 miliar. “Rencananya akan diprioritaskan di pasang pada lokasi-lokasi yang mendukung destinasi pariwisata,” terang Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub NTB Chairy Chalidyanto, Senin (28/7).

Lokasi pemasangan PJU ini mencakup beberapa ruas jalan strategis. Beberapa titik yang menjadi perhatian adalah Jalan Pemenang di Lombok Utara, Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, dan jalan dari Kuta Lombok Tengah hingga Keruak di Lombok Timur.

Selain itu, pemasangan juga akan dilakukan di Jalan Lembar-Sekotong di Lombok Barat serta jalan mulai Bundaran Sunggung Mandalika hingga Teluk Awang di Lombok Tengah. “Ini rencana lokasi pemasangannya,” ujarnya.

Chairy mengakui 187 titik PJU ini masih belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan, untuk seluruh ruas jalan provinsi. Namun, ia menekankan bahwa ini adalah langkah awal yang baik. “Paling tidak kita ada langkah positif untuk itu,” tegasnya.

Adapun inovasi penting dari program ini adalah penggunaan energi surya untuk PJU yang akan dipasang. Langkah ini sejalan dengan program nasional untuk memanfaatkan energi baru terbarukan. “Menuju lingkungan yang hijau dan asri, mengurangi penggunaan energi fosil,” jelas Chairy.

Saat ini, Dishub NTB dalam proses penataan administrasi awal. Chairy menargetkan seluruh proses bisa diselesaikan pertengahan Agustus untuk kemudian dilanjutkan ke tahap tender. "Kami punya rencana, jadi tahapan-tahapan awal, apa yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan ini, bagaimana proses atau mekanismenya seperti apa, kita harus persiapkan secara matang sehingga ke depannya kita tidak menemui kendala saat pelaksanaannya," papar Chairy.

Jika semua berjalan lancar, kegiatan pemasangan PJU ditargetkan akan dimulai September. Tahun ini fokus utama berada di Pulau Lombok, dan Chairy berharap tahun depan dapat menyentuh Pulau Sumbawa.

Pemasangan PJU terakhir yang menjadi skala prioritas adalah pada tahun 2022-2023, bertepatan dengan penyelenggaraan Motor Cross Grand Prix (MXGP). Beberapa lokasi mendapatkan PJU baru.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub NTB Ahmad Nur Aulia telah menginstruksikan jajarannya segera menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK). Langkah ini menunjukkan keseriusan memastikan setiap tahapan tertuang jelas dalam KAK. “Semuanya harus jelas,” kata dia.

Editor : Jelo Sangaji
#Dishub NTB #Jalan #Pulau Lombok #Penerangan Jalan Umum (PJU)