Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Panen Padi Organik di Lombok Timur Disebut Kolaborasi Menuju Pertanian Ramah Lingkungan

Yuyun Kutari • Rabu, 30 Juli 2025 | 09:22 WIB
SEKTOR PERTANIAN: Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Taufiek Hidayat (kanan) saat hadir langsung di acara panen raya demplot padi organik, di Lotim Selasa (29/7).
SEKTOR PERTANIAN: Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Taufiek Hidayat (kanan) saat hadir langsung di acara panen raya demplot padi organik, di Lotim Selasa (29/7).

LombokPost - Panen raya demplot padi organik, berlangsung di lahan seluas 1,2 hektare di Dusun Tanggak, Desa Masbagik Timur, Lombok Timur (Lotim), Selasa (29/7).

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Taufiek Hidayat mengatakan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi inovatif antara pemerintah, perusahaan swasta, dan para petani setempat.

“Ini menjadi simbol nyata komitmen bersama dalam mendorong pertanian ramah lingkungan berbasis organik di NTB,” jelasnya.

Sinergi yang terjalin harmonis ini menunjukkan kuatnya dukungan terhadap inovasi pertanian berkelanjutan yang berpihak pada lingkungan dan kesehatan. "Panen sekarang bukan hanya hasil kerja tangan, tapi juga hasil kerja hati,” ujarnya.

Inisiatif semacam ini adalah cerminan dari semangat petani NTB yang tak pernah padam, meski tantangan terus datang silih berganti. Lebih dari sekadar panen, Taufiek juga menyebut panen kali ini menjadi momentum penting untuk mengedukasi masyarakat tani, agar mulai beralih ke sistem pertanian organik yang lebih sehat bagi tanah, tanaman, dan tentu saja, konsumen.

Penggunaan pupuk organik menjadi bukti konkret bahwa produktivitas pertanian tidak harus bergantung pada bahan kimia sintetis yang seringkali merusak lingkungan dan kesehatan jangka panjang.

“Pupuk organik di sini bukan hanya ramah lingkungan, tapi juga terbukti mampu meningkatkan hasil pertanian kita,” jelasnya.

Pihaknya berharap, langkah baik tersebut bisa menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya di seluruh NTB. Potensi besar pertanian organik untuk mencapai hasil panen yang melimpah sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem pertanian.

Panen raya demplot padi organik ini juga diharapkan menjadi titik awal berkembangnya demplot-demplot organik lainnya di berbagai wilayah Bumi Gora.

Taufiek mengatakan selain memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi petani melalui peningkatan kualitas dan nilai jual produk, pendekatan pertanian organik ini juga secara fundamental mengedepankan kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat secara luas.

“Ini adalah langkah maju NTB menuju masa depan pertanian yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tandasnya.

Editor : Jelo Sangaji
#Padi Organik #Pertanian #Panen Raya #Petani #ramah lingkungan