Salat ghaib dipimpin Wadir Binmas Polda NTB AKBP Zamroni, S.Ag. Tampak di shaf pertama, Wakapolda NTB beserta para pejabat utama (PJU) Polda NTB.
Kehadiran para pengemudi ojol menambah kekhusyukan ibadah, sekaligus menjadi simbol eratnya kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya komunitas ojol di NTB.
Baca Juga: Wujudkan Kedamaian Negeri, TNI-Polri hingga Tokoh Agama Gelar Doa Bersama
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid menegaskan kegiatan tersebut lahir dari empati bersama.
“Kami keluarga besar Polda NTB ikut berduka cita mendalam atas wafatnya saudara kita Affan Kurniawan. Salat ghaib dan doa bersama ini adalah bentuk penghormatan terakhir, sekaligus wujud kepedulian kami kepada almarhum dan keluarganya. Polisi dan ojol adalah bagian dari masyarakat, jadi kami ingin selalu hadir dalam suka maupun duka,” ujar Kholid.
Ia menambahkan, kebersamaan itu diharapkan mampu mempererat hubungan polisi dengan masyarakat.
Baca Juga: Bantu Jaga Katahanan Pangan, Cabai Penyumbang Inflasi Cukup Besar
“Doa kami semoga almarhum husnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan. Semoga kebersamaan seperti ini bisa terus terjalin, karena pada dasarnya polisi dan masyarakat adalah mitra yang tidak bisa dipisahkan,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan doa penuh haru. Para ojol yang hadir tampak berterima kasih atas kepedulian Polda NTB, yang hadir bukan hanya dalam konteks pengamanan, tetapi juga di momen-momen kemanusiaan. (*)
Editor : Marthadi