Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat 1 Angkatan LXIII Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) memuji langkah NTB dalam membangun ekosistem inovasi industri pangan.
Silaturahmi yang berlangsung di Gedung Sangkareang, kantor gubernur NTB, Kamis (11/9) pagi, tidak sekadar ajang tatap muka. Pertemuan itu menjadi wadah bertukar gagasan strategis bertema “Ekosistem Inovasi Industri Pangan untuk Pertumbuhan Ekonomi.”
Baca Juga: Jalan Provinsi di Kediri Selatan Ditanami Pohon Pisang, Warga Protes Lambannya Perbaikan
Kombes Pol Lalu Iwan Mahardan, salah satu peserta PKN dari Polri sekaligus sekretaris Deputi Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN) RI, menilai forum tersebut sangat relevan dengan tantangan global saat ini.
“Silaturahmi ini membuka ruang sinergi. Kami mendapat banyak insight dari Gubernur NTB juga OPD terkait, tentang bagaimana daerah membangun ekosistem inovasi pangan, yang tidak hanya menyentuh produksi, tetapi juga pemasaran, distribusi, hingga pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, NTB punya banyak potensi untuk menjadi contoh praktik baik bagi daerah lain.
Baca Juga: Bea Cukai dan Basarnas All Out Sambut MotoGP Mandalika 2025
Komoditas unggulan dari pertanian, perikanan, hingga produk UMKM, bisa menjadi modal besar untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
“PKN ini bukan hanya soal kepemimpinan, tapi juga bagaimana kami menyerap inspirasi dari daerah, lalu mengembangkannya menjadi rekomendasi kebijakan bermanfaat secara nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyambut hangat rombongan peserta PKN LAN RI.
Baca Juga: Berbagi Sembako di Kecamatan Pujut, Pemprov NTB bersama Pocari Sweat Gelar Bhakti Sosial
Ia menegaskan NTB siap menjadi laboratorium inovasi pangan nasional.
“NTB selalu terbuka untuk menjadi tempat uji coba dan pengembangan ide baru, khususnya dalam sektor pangan yang memang menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” tegas Iqbal.
Pertemuan yang dimulai pukul 08.30 Wita itu ditutup dengan dialog interaktif.
Peserta, gubernur, dan kepala OPD saling bertukar pandangan terkait peluang serta tantangan membangun ekosistem inovasi pangan ke depan. (*)
Editor : Marthadi