Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Forum Kadus di Kawasan Sirkuit Mandalika Pastikan Keamanan Event MotoGP

Hamdani Wathoni • Rabu, 17 September 2025 | 08:29 WIB
KOMITMEN SUKSESKAN MOTOGP: Para kepala dusun di Desa Kute kawasan Mandalika saat bertemu penyelenggaran event MotoGP Mandalika.
KOMITMEN SUKSESKAN MOTOGP: Para kepala dusun di Desa Kute kawasan Mandalika saat bertemu penyelenggaran event MotoGP Mandalika.

LombokPost–Untuk pertama kalinya sejak MotoGP digelar di Sirkuit Mandalika, pimpinan penyelenggara ajang balap motor kelas dunia itu turun langsung ke tingkat dusun.

Forum Kepala Dusun (Kadus) Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, menjadi wadah strategis mempertemukan warga lokal dengan panitia penyelenggara internasional.

Dalam forum tersebut hadir jajaran penting, di antaranya Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah, General Manager The Mandalika, Agus Setiawan, Direktur Operasional ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Troy Reza Warokka, serta Direktur Utama MGPA yang juga Wakil Chairman, Priandhi Satria.

Kapolsek Pujut, Kapolsek Kawasan Mandalika, Camat Pujut Jumahir, hingga seluruh kepala dusun se-Desa Kuta juga ikut ambil bagian.

Forum yang berlangsung di Desa Kuta ini menjadi penanda pentingnya kolaborasi antara masyarakat lokal dengan pihak pengelola dan penyelenggara MotoGP.

Apalagi, Desa Kuta merupakan pusat kegiatan utama selama perhelatan MotoGP Mandalika 2025. Keberhasilan penyelenggaraan, termasuk soal keamanan, kenyamanan, hingga kesan positif wisatawan, sangat ditentukan oleh keterlibatan warga.

“Forum Kadus Desa Kuta adalah bukti nyata bahwa masyarakat kita siap menjadi bagian dari sejarah besar MotoGP Mandalika. Keterlibatan langsung warga bukan hanya memperkuat rasa memiliki, tetapi juga menciptakan suasana aman dan kondusif bagi wisatawan,” kata Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Troy Reza Warokka.

Menurut Troy, MotoGP bukan sekadar balapan, tetapi momentum untuk membuktikan bahwa NTB mampu menjadi tuan rumah event kelas dunia. Karena itu, ia mengapresiasi langkah warga yang secara mandiri menginisiasi forum bersama ini.

Kepala Dusun Kuta Dua Bui Ahman mewakili forum menyampaikan komitmen masyarakat. Ia menilai, MotoGP memberi dampak nyata terhadap ekonomi warga serta pariwisata daerah.

“Event MotoGP dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di Mandalika. Ajang ini diyakini bisa mendorong peningkatan ekonomi warga serta menarik lebih banyak kunjungan wisatawan,” ujarnya.

Lebih jauh, Bui Ahman menegaskan kesiapan warga untuk mendukung penuh penyelenggaraan MotoGP Mandalika. “Kami dari Forum Kepala Dusun siap menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas), dan kenyamanan wisatawan pada event ini. Dukungan penuh akan kami berikan demi suksesnya seluruh rangkaian kegiatan di KEK Mandalika,” tegasnya.

Forum Kadus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Menurut mereka, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga kewajiban moral seluruh warga.

Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah mengaku bangga dengan inisiatif warga Desa Kute. Menurutnya, semangat gotong royong ini adalah modal penting yang tidak bisa digantikan.

“MotoGP adalah kebanggaan kita bersama. Pemerintah tentu berupaya menyiapkan sarana, prasarana, dan keamanan. Namun tanpa dukungan masyarakat, semuanya tidak akan sempurna. Kehadiran Forum Kadus dengan semangat gotong royong ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat kita siap menjadi tuan rumah yang baik,” jelasnya.

General Manager The Mandalika, Agus Setiawan, menambahkan bahwa dukungan warga akan semakin memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism internasional.

“Kebersamaan masyarakat dalam menyambut tamu dan menjaga Mandalika sangat berharga. Dengan begitu, MotoGP tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga pengalaman budaya yang berkesan bagi para pengunjung,” katanya.

Forum Kadus Desa Kuta menjadi langkah awal yang diharapkan mampu memperkuat sinergi semua pihak. Kolaborasi ini menegaskan bahwa suksesnya MotoGP Mandalika bukan hanya ditentukan oleh kelancaran balapan, tetapi juga oleh kesiapan warga dalam menyambut tamu dari seluruh penjuru dunia.

Dengan semangat gotong royong masyarakat, dukungan penuh pemerintah, serta keterlibatan langsung penyelenggara, MotoGP Mandalika 2025 diyakini akan berjalan sukses sekaligus mengharumkan nama NTB di panggung internasional.

Editor : Akbar Sirinawa
#MotoGP #Kute #Mandalika #Pujut #ITDC