LombokPost - PT Amman Mineral Nusa Tenggara, merupakan sebuah perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar yang beroperasi di NTB tepatnya Pulau Sumbawa.
Perusahaan ini patut diacungi dua jempol, karena komitmen kuat yang diperlihatkan dalam mengintegrasikan teknologi canggih dalam operasionalnya.
Dikutip dari berbagai sumber terbuka, PT Amman Mineral Nusa Tenggara misalnya mengoptimalkan teknologi canggih seperti 4D blasting. Kemudian survei laser scanner, dan froth crowder.
Dengannya perusahaan ini berhasil meningkatkan efisiensi dalam bekerja.
PT Amman Mineral Nusa Tenggara juga meningkatkan keselamatan pertambangan dengan penerapan teknologi tersebut.
Contoh teknologi canggih dalam proses penambangan semisal 4D blasting.
Ini adalah teknologi yang memungkinkan PT Amman Mineral Nusa Tenggara menciptakan ledakan yang terkendali.
Dengannya juga dihasilkan batuan yang lebih mudah diproses dan meningkatkan kepadatan serta konsistensi energi.
Ada pula survei laser scanner, sebuah teknologi yang memastikan setiap ton material bijih ditangani dengan cermat.
Baca Juga: Transformasi Keren Alexis Saelemaekers, dari Pemain B Aja, Kini Jadi Andalan Utama AC Milan
Dengannya PT Amman Mineral Nusa Tenggara meminimalkan kehilangan dan memaksimalkan produktivitas.
Sebuah langkah cerdas dari perusahaan milik anak bangsa ini.
Berikutnya froth crowder yang adalah teknologi untuk meningkatkan laju pengangkutan buih dan penarikan massa.
Dengan pengaplikasian teknologi tersebut oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara, mampu meningkatkan recovery tembaga secara signifikan.
Tak kalah penting teknologi smelter berteknologi tinggi.
Di fasilitas smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara, teknologi double flash smelting digunakan.
Ini untuk memproses konsentrat menjadi katoda tembaga berkualitas tinggi.
Proses ini melibatkan peleburan tembaga dalam dua tahap dengan oksigen dan gas alam.
Dilakukan untuk mendapatkan tembaga dengan kemurnian tinggi.
PT Amman Mineral Nusa Tenggara juga memprioritaskan keselamatan dalam operasionalnya.
Dengan teknologi canggih, pekerja yang kompeten, dan zero harm mindset, perusahaan telah berhasil meningkatkan kinerja keselamatan pertambangan.
Terbukti, Indeks Total Reportable Injury Frequency Rate (TRIFR) PT Amman Mineral Nusa Tenggara mencapai nilai 0,98 per 31 Desember 2024.
Itu menjadikan perusahaan ini salah satu yang terbaik di dunia dalam hal keselamatan pertambangan.
Ya, di dunia, bukan hanya salah satu yang terbaik di Indonesia, tapi di dunia.
Dengan inovasi teknologi dan komitmen keselamatan yang kuat, perusahaan terbukti terus membangun masa depan industri pertambangan Indonesia yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Salut untuk PT Amman Mineral Nusa Tenggara. (*/r6)
Editor : Prihadi Zoldic