Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

300 Tenaga Medis Siaga di Mandalika, Helikopter Disiapkan, RSUP NTB Jadi Rujukan Utama

Hamdani Wathoni • Kamis, 2 Oktober 2025 | 23:44 WIB
dr. HL Herman Mahaputra
dr. HL Herman Mahaputra

LombokPost – Gelaran balapan dunia di Sirkuit Mandalika kembali mendapat dukungan penuh dari tim medis. Direktur Utama RSUD Provinsi NTB dr. HL Herman Mahaputra memastikan, ratusan tenaga kesehatan sudah disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan di lintasan.

“Karena ini sudah tahun keempat, semua sudah tahu tugas dan fungsi masing-masing. Jadi persiapannya tidak serumit awal-awal dulu,” ujar pria yang akrab disapa dr. Jack tersebut kepada Lombok Post.

Menurutnya, ada sekitar 300 petugas medis yang diterjunkan. Mereka akan ditempatkan di berbagai titik strategis, mulai dari medical center, jalur evakuasi, hingga rumah sakit rujukan.

“Balapan itu risikonya tinggi. Insiden pasti ada, sehingga kesiapsiagaan harus betul-betul dijaga,” tegasnya.

Untuk penanganan medis, skema rujukan sudah disiapkan. Semua insiden yang melibatkan pebalap akan langsung diarahkan ke RSUP NTB sebagai rumah sakit rujukan utama. Sedangkan penonton atau kasus umum bisa ditangani di RS Mandalika.

“Kalau ringan cukup di medical center. Tapi untuk kasus yang butuh penunjang lanjutan seperti CT scan atau MRI, pasti ke RSUP,” jelas dr. Jack.

Tak hanya tenaga medis, sarana transportasi darurat juga sudah siap. Heliped atau area pendaratan helikopter dipastikan dalam kondisi siap pakai. Pihak medis bahkan meminta dua helikopter disiagakan. Satu standby di lokasi, satu lagi terbang dari bandara.

Waktu tempuh dari Sirkuit Mandalika menuju RSUP diperkirakan hanya 30 menit dengan helikopter. “Itu masih sangat aman karena golden period penanganan insiden ada di bawah 6 jam,” paparnya.

Sejak sehari sebelum balapan dimulai, tim medis di medical center sudah mulai siaga. Mereka akan bekerja penuh sepanjang rangkaian balapan berlangsung.

“Intinya, kami ingin memastikan kalau semua penanganan darurat bisa dilakukan cepat, tepat, dan aman. Karena keselamatan tetap prioritas utama,” tutup dr. Jack. 

Editor : Jelo Sangaji
#MotoGP #Mandalika #RSUD Provinsi NTB #NTB #Lombok