Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Semua Proyek Fisik Pemprov NTB Disebut Sudah Masuk Kontrak, Eksekusi Mulai Berjalan

Yuyun Kutari • Jumat, 3 Oktober 2025 | 09:23 WIB
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (kemeja biru tua) saat mengecek langsung perbaikan ruas Simpang Pototano–Simpang Seteluk, Sumbawa Barat, akhir September lalu.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (kemeja biru tua) saat mengecek langsung perbaikan ruas Simpang Pototano–Simpang Seteluk, Sumbawa Barat, akhir September lalu.

LombokPost - Pemprov NTB terus mempercepat realisasi belanja daerah menjelang akhir tahun anggaran 2025. Pj Sekda NTB Lalu Mohammad Faozal mengungkapkan, memang saat ini beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih berada di bawah rata-rata capaian serapan anggaran. “Kalau bicara anggaran, tentu ada timeline,” kata dia, Kamis (2/10).

Sekarang ia berupaya memastikan OPD-OPD seperti Dinas Perkim, Distanbun, Dikbud, dan Dinas PUPR yang serapannya masih rendah bisa dipacu realisasi belanja.

Meski demikian kondisinya, di saat ini juga sudah banyak program strategis telah memasuki tahap kontraktual dan mulai dieksekusi. “Belanja yang bersumber dari APBD Murni dan pergeseran itu hampir semuanya proses masuk kontrak. Ini masuk oktober akan eksekusi,” jelasnya.

Faozal terus memantau berbagai proyek yang mulai dilaksanakan bersama dengan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. Seperti pada pekan lalu, ia dan Gubernur melakukan kunjungan lapangan, untuk meninjau secara langsung persiapan kegiatan rekonstruksi dua ruas jalan strategis yang mengalami kerusakan berat dan telah lama belum tertangani.

Dua ruas jalan yang menjadi fokus kunjungan ini adalah ruas Simpang Pototano–Simpang Seteluk, Sumbawa Barat sepanjang 3,8 kilometer yang termasuk jalur 2, serta ruas Tanjung Geres–Pohgading sepanjang 4 kilometer pada jalur 1. “Itu artinya proses eksekusi sudah berjalan,” tambahnya.

Khusus di Dinas Perkim NTB, Faozal menyebut terdapat total 1.103 paket kegiatan yang sudah terkontrak, termasuk 103 paket yang merupakan usulan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD NTB.

Saat ini, pihaknya mendorong percepatan proses administrasi agar pembayaran termin pertama dan kedua segera dilakukan.

“Mudah-mudahan minggu ini Perkim sudah mengajukan pembayaran untuk termin 1 dan 2. Itu berarti ada peningkatan serapan anggaran di Perkim,” kata pria yang juga Asisten II Setda NTB tersebut.

Terkait kendala musim hujan yang dapat mempengaruhi pengerjaan proyek fisik, Faozal memastikan koordinasi teknis telah dilakukan. Misalnya di Dinas PUPR, terus mempercepat pelaksanaan proyek yang sudah memasuki masa kontrak.

“Kadis PUPR sudah berdiskusi dengan saya, semua sedang dikebut. Kita berharap sisa waktu yang ada cukup untuk menyelesaikan semuanya,” pungkas Faozal.

Baca Juga: Temui Menteri KKP, Gubernur Iqbal Minta Dukungan Program Hilirisasi Industri Kelautan

Kepala Dinas PUPR NTB Sadimin menegaskan tahun ini menjadi momentum pembenahan serius, sebanyak enam paket pekerjaan rekonstruksi, pemeliharaan jalan, dan penggantian jembatan, ditargetkan selesai tepat waktu.

“Ini tanpa ada penundaan sebagaimana yang kerap terjadi pada tahun-tahun sebelumnya,” kata dia.

Editor : Jelo Sangaji
#pokir #belanja daerah #Gubernur NTB #Proyek Fisik #Pemprov NTB #apbd murni