LombokPost - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan potensi kewirausahaan mandiri masyarakat pedesaan.
Salah satunya melalui program unggulan Desa Berdaya.
Untuk itu, Pemprov NTB melalui Dinas Koperasi (Diskop) UKM terus menggelar pelatihan peningkatan skil SDM masyarakat pedesaan.
Selasa (14/10) lalu, Kepala Diskop UKM NTB Ahmad Masyhuri membuka diklat kewirausahaan bidang keterampilan teknis pijat bagi P3KE Angkatan IV di Desa Labulia, Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Diklat dilaksanakan mulai 14-17 OKtober 2025.
“Upaya ini bertujuan mengatasi kemiskinan dan ketidakmandirian, dengan memberdayakan masyarakat desa agar mampu mengelola potensi lokalnya secara efektif,” kata Kepala Diskop UKM NTB Ahmad Masyhuri.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Diskop UKM NTB Ahmad Masyhuri didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan Koperasi sekaligus Plt UPTD Balatkop UKM NTB Muksin. Diklat ini diikuti oleh 30 orang peserta berasal dari Desa Labulia.
Dijelaskan, melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan keterampilan. Sekaligus membuka peluang usaha baru di bidang jasa pijat.
“Sehingga mampu berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan keluarga dan pengembangan UMKM di NTB,” harapnya.
Ahmad Masyhuri menegaskan komitmen Pemprov NTB dalam meningkatkan kewirausahaan mandiri di pedesaan sangat serius, dengan strategi yang terintegrasi.
Pendekatan yang tidak hanya berfokus pada bantuan finansial, tetapi juga pada pembinaan, kolaborasi, dan kemandirian, menunjukkan adanya visi jangka panjang.
Meski demikian, keberlanjutan program ini sangat bergantung pada implementasi di lapangan dan partisipasi aktif dari masyarakat desa.
Evaluasi berkala terhadap dampak program akan menjadi kunci untuk memastikan bahwa komitmen ini benar-benar membuahkan hasil. Yakni, terwujudnya masyarakat pedesaan yang berdaya dan mandiri secara ekonomi. (*/r3)
Editor : Pujo Nugroho