Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menag Nasaruddin Umar Puji NTB, Dinilai Punya Potensi Jadi Model Pengembangan Ekonomi Syariah Nasional

Nurul Hidayati • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 23:21 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost – Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar, memuji Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai wilayah yang memiliki potensi besar dan strategis dalam pengembangan Ekonomi Syariah di Indonesia.

Bukti nyata komitmen tersebut adalah keberhasilan Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTB yang telah bertransformasi sepenuhnya menjadi Bank Syariah.

Menag Nasaruddin Umar menyampaikan hal tersebut, menyoroti langkah yang diambil NTB.

 Baca Juga: Buka IES 2025, Menag RI Puji Komitmen Ekonomi Syariah di NTB

“Terbukti dengan Bank Pemda, yaitu Bank NTB Syariah, BPD-nya NTB itu sebagai bank syariah. Nah, provinsi-provinsi lain itu masih mikir-mikir. Tapi ternyata produktifnya luar biasa,” ujarnya.

Menurut Menag, inisiatif NTB yang berani mengambil langkah konversi Bank Daerah menjadi Bank Syariah secara penuh menunjukkan keberanian dan potensi besar produktivitas di sektor tersebut.

Nasaruddin Umar berharap, keberhasilan ini dapat menjadikan NTB sebagai "salah satu model Ekonomi Syariah" yang akan dikembangkan secara nasional.

 Baca Juga: MIM Foundation Mataram Juara Nasional Pengelolaan ZISWAF, NTB Kian Kuat Sebagai Pusat Ekonomi Syariah Global

"Kita berdoa NTB nanti akan menjadi salah satu model ekonomi syariah yang akan kita kembangkan di Indonesia. Dan ini akan bersinergi dengan lembaga-lembaga perekonomian di tempat-tempat yang lain," harapnya.

Pernyataan Menag ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara lembaga keuangan syariah di daerah dengan pusat untuk memperkuat fondasi ekonomi syariah di Tanah Air, menjadikan NTB sebagai benchmark bagi daerah lain dalam memanfaatkan potensi ekonomi berbasis syariah.

Potensi Ekonomi Syariah di Indonesia sangat besar dan terus berkembang pesat, menjadikannya salah satu pilar utama dalam mendukung perekonomian nasional.

 Baca Juga: Bank Indonesia Dorong Empat Komitmen Utama Untuk Kemajuan Ekonomi Syariah Nasional

Secara keseluruhan, dengan komitmen kuat dari pemerintah, potensi demografi, dan inovasi di sektor keuangan.

Ekonomi Syariah Indonesia berada di jalur yang tepat untuk menjadi kekuatan baru dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Potensi Ekonomi Syariah di Indonesia sangat besar dan terus berkembang pesat, menjadikannya salah satu pilar utama dalam mendukung perekonomian nasional.

Indonesia memiliki populasi Muslim terbesar di dunia, menciptakan pasar domestik yang masif untuk produk dan layanan syariah. Hal ini menjadi modal utama untuk sector Ekonomi Syariah.

Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar, memuji Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai wilayah yang memiliki potensi besar dan strategis dalam pengembangan Ekonomi Syariah di Indonesia.
Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar, memuji Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai wilayah yang memiliki potensi besar dan strategis dalam pengembangan Ekonomi Syariah di Indonesia.

Industri Halal: Mencakup makanan dan minuman halal, fashion Muslim, pariwisata ramah Muslim (halal tourism), kosmetik, dan farmasi halal. Potensi pasar konsumen ini sangat besar, mendorong Indonesia untuk beralih dari sekadar pasar menjadi produsen global.

Gaya Hidup Syariah: Mencakup pendidikan dan layanan gaya hidup lain yang sesuai dengan prinsip syariah.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Indonesia #Ekonomi #NTB #menag #syariah