Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jangan Asal Gowes, Perhatikan Saat Memilih dan Menyetel Sepeda

Yuyun Kutari • Sabtu, 8 November 2025 | 16:08 WIB

dr. Mokh. Rakhmad Abadi
dr. Mokh. Rakhmad Abadi

LombokPost - Gowes memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga RSUD NTB dr. Mokh. Rakhmad Abadi, menekankan pentingnya pemilihan jenis dan ukuran sepeda yang sesuai sebelum seseorang mulai rutin bersepeda.

Menurutnya, pemilihan yang tepat tidak hanya berpengaruh terhadap kenyamanan, tetapi juga terhadap keamanan serta kesehatan tulang dan sendi pengendara. “Kita harus mengetahui terlebih dahulu mengenai pentingnya pemilihan jenis sepeda dan penentuan ukuran sepeda,” ujar dr. Rakhmad.

Ia menjelaskan, setelan atau bike fitting-nya disesuaikan dengan postur tubuh masing-masing.Untuk kenyamanan dan keamanan lintas usia, dia merekomendasikan sepeda jenis commuter dan sepeda lipat (seli).

Kedua jenis ini dinilai lebih ramah bagi sendi dan tulang karena menawarkan posisi duduk yang tegak, kontrol yang stabil, serta setelan yang mudah disesuaikan.

Sebaliknya, ia mengingatkan bahwa road bike memiliki posisi mengayuh yang lebih agresif karena pengendara harus membungkuk, sedangkan sepeda cross-country (XC) diperuntukkan bagi medan teknis yang menantang. 

Adapun sepeda downhill, menurutnya, memiliki risiko tinggi dan tidak disarankan untuk pemula. “Tujuan utama bersepeda adalah menjaga kebugaran tanpa menimbulkan cedera. Karena itu, penting memastikan sepeda yang digunakan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan tubuh,” terangnya.

Kesimpulan praktisnya, jika tujuannya inklusif dan aman untuk semua usia, mulai dari commuter/city bike atau sepeda lipat (Seli). Road, XC, dan apalagi downhill memerlukan pengalaman, teknik, dan proteksi lebih.Ukuran sepeda biasanya ditandai dengan label seperti S, M, L, atau dalam angka misalnya 48–58 cm untuk road bike.

Untuk sepeda commuter atau seli, pilih ukuran yang memungkinkan posisi duduk tegak dan telapak kaki menyentuh tanah dengan aman saat berhenti. 

Menentukan tinggi sadel berpengaruh besar pada efisiensi kayuhan dan kesehatan lutut. Metode sederhana yang bisa dilakukan adalah heel method, yaitu naik sepeda, letakkan tumit di pedal pada posisi terendah seperti posisi jam 6.

Lutut harus hampir lurus tanpa goyangan pinggul. Jika lutut masih menekuk, berarti sadel terlalu rendah, sebaliknya, jika pinggul bergoyang, sadel terlalu tinggi.

Perhatikan juga posisi handlebar dan jangkauan (reach) untuk sepeda harian seperti commuter atau seli, posisi handlebar idealnya sejajar atau sedikit lebih tinggi dari sadel agar punggung tidak terlalu membungkuk.

Saat menggenggam handlebar, siku sebaiknya sedikit menekuk dan bahu tetap rileks. Jika harus menjangkau terlalu jauh, stem kemungkinan terlalu panjang atau ukuran frame terlalu besar. Lebar handlebar juga perlu diperhatikan, idealnya sebanding dengan lebar bahu pengendara.

Berikutnya, posisi bola kaki sebaiknya tepat di atas poros pedal agar tenaga tersalurkan optimal. Gerakan lutut pun harus lurus mengikuti arah pedal, lutut yang bergerak masuk atau keluar menandakan kesalahan posisi atau kelemahan otot pinggul.

”Saya menyarankan menjaga irama kayuhan (cadence) di kisaran 80–95 putaran per menit untuk menghindari tekanan berlebih pada lutut,” ujarnya.

Untuk memudahkan masyarakat, dr. Rakhmad memberikan panduan cepat yang bisa dilakukan sebelum bersepeda. Sadel dengan lutut menekuk 25–30° saat pedal di posisi terendah.

Handlebar harus sejajar atau sedikit lebih tinggi dari sadel, siku rileks. Kemudian, bola kaki di atas poros pedal, lutut bergerak lurus.

Agar irama kayuh terasa ringan dan stabil, hindari gear terlalu berat. “Bersepeda seharusnya membuat tubuh lebih sehat, bukan sebaliknya. Dengan memilih jenis sepeda yang tepat dan melakukan penyetelan sederhana, kita bisa bersepeda dengan aman dan nyaman di segala usia,” pungkas dr. Rakhmad.

Editor : Jelo Sangaji
#seli #olahraga #downhill #road bike #gowes #sepeda