LombokPost-Pemprov NTB sedang mengebut pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di 447 titik yang tersebar di Pulau Lombok dan Sumbawa.
Proyek dengan anggaran Rp 17,8 miliar ini ditarget rampung pertengahan Desember 2025 nanti.
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) NTB Chairy Chalidyanto menjelaskan, dari total 447 titik PJU tersebut, sebanyak 147 titik berada di Pulau Sumbawa. Sementara sisanya tersebar di sejumlah ruas jalan strategis di Pulau Lombok.
“Harusnya hari ini (kemarin) pihak ketiga mulai penggalian di beberapa titik, tapi saya belum sempat turun kontrol," kata dia, Senin (10/11).
PJU yang sudah terpasang sekitar 100 titik, mulai dari depan Sirkuit Mandalika sampai ke jalan menuju Awang di Kecamatan Pujut, Lombok TengaH.
Menurut Chairy, pemasangan dilakukan secara sporadis oleh tiga vendor berbeda. Penentuan titik pemasangan menyesuaikan lokasi yang memiliki paparan sinar matahari optimal, sebab seluruh PJU yang dipasang menggunakan tenaga surya. “Untuk Lombok ada sekitar 200 titik lagi," sebut dia.
Di antaranya di jalan Rembiga Kota Mataram menuju Pemenang Lombok Utara, jalan Kediri Lombok Barat menuju Praya Lombok Tengah, dan jalan Praya menuju Keruak Lombok Timur,” jelasnya.
Baca Juga: Wow, Gaji Tim Percepatan Gubernur NTB Capai Rp 2,95 Miliar Bersumber dari APBD
Selain itu, titik lain juga akan dipasang di ruas jalan Wakul–Ketejer Lombok Tengah, jalan Kuta–Montong Ajan, serta jalan Tanjung Teros–Pringgabaya Lombok Timur.
“Target kami, semua sudah terpasang pertengahan Desember. Setelah itu, baru dilakukan monitoring dan evaluasi,” tegas dia.
Chairy menambahkan, biaya satu unit PJU tenaga surya mencapai Rp 40 juta. Dari tiga vendor pelaksana, satu di antaranya telah menyelesaikan pekerjaan dan pembayaran melalui APBD Perubahan 2025.
Baca Juga: Pemprov NTB Lantik 40 ASN Jadi Pejabat Fungsional, Pj Sekda Ingatkan Fokus dalam Bekerja
“Satu vendor sudah selesai seluruh pekerjaannya di depan Sirkuit Mandalika, dan pembayarannya juga sudah tuntas,” terang Chairy.
Dia juga mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga fasilitas penerangan jalan tersebut. Pasalnya, kasus pencurian panel surya dan kabel PJU sebelumnya cukup marak, terutama di jalur Bypass BIL–Sirkuit Mandalika.
“Kami minta masyarakat bantu menjaga. Panel surya itu sering dicuri karena bisa dipakai isi daya. Di jalur Mandalika saja sudah beberapa kali hilang. Karena itu, kita pasang di depan Sirkuit sampai simpang Songgong menuju Awang, supaya bisa diminimalisir kehilangan,” tandasnya.
Editor : Jelo Sangaji